Berita

Polri Kerahkan Alat Berat Buka Akses Jalan Pascabanjir Aceh (Foto: Istimewa)

Presisi

Polri Kerahkan Alat Berat Buka Akses Jalan Pascabanjir Aceh

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 12:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polri bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo mengatakan, atas arahan Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi wilayah terdampak serta memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

Selain mendistribusikan bantuan logistik, Polri juga mengerahkan alat berat dan dukungan operasional kepolisian ke wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.


“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung mengecek kondisi di lapangan. Dari evaluasi selama satu bulan terakhir, terdapat sejumlah kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar Komjen Dedi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Dedi menjelaskan, sebanyak tujuh unit alat berat yang terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

“Fokus kita hari ini berada di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena merupakan kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.

Selain itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih bagi wilayah yang masih mengalami kesulitan akses air, sekaligus mendorong pembangunan sumur bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah, seperti seperangkat alat salat dan karpet musala, turut disiapkan bagi masyarakat terdampak.

Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk pengiriman bantuan medis.

“Hari ini dari Jakarta telah disiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kami kirimkan,” ungkap Dedi.

Selain bantuan medis, Polri juga menyiapkan sebanyak 30 tenda besar untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk sementara, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah akses jalan dan jembatan. Jika akses terbuka, proses pemulihan akan berjalan lebih cepat,” katanya.

Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri turut mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, terdiri dari 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

Selain Aceh Utara, Polri juga memberi perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota hampir tidak tersedia. Kami mengirimkan perlengkapan tidur, kelambu, selimut, serta 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujar Dedi.

Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian kembali berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkas Wakapolri.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya