Berita

Luapan Air Sungai Cisanggarung merendam Desa Cilengkrang, Pasaleman, Kabupaten Cirebon. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Banjir Cirebon Cermin Politik Infrastruktur Nasional Rapuh

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 06:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Banjir yang melanda Kabupaten Cirebon kembali menegaskan bahwa persoalan infrastruktur dasar di Indonesia masih jauh dari kata tuntas. 

Aktivis Cirebon sekaligus Ketua DPW LSM KCBI Jawa Barat, Doni Suroto Kusnadi menyoroti peran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas PUTR Kabupaten Cirebon.

“Pendangkalan sungai, kurangnya kegiatan normalisasi yang efektif, serta sistem drainase yang tidak baik menjadi faktor utama," kata Doni dikutip dari RMOLJabar, Sabtu 27 Desember 2025 


Ironisnya, banjir bandang sempat melanda kawasan perkantoran pemerintahan daerah. Menurutnya, peristiwa ini menjadi simbol betapa rentannya pusat administrasi publik terhadap bencana yang seharusnya bisa diantisipasi.

Doni mengatakan, wilayah rawan banjir di Kabupaten Cirebon saat ini meliputi kawasan Cirebon Timur seperti Sindanglaut (Sigong, Buntet, Mertapada), Astana Japura, serta Waled (Karangsari, Gunungsari). Di Kecamatan Pangenan, Desa Astanamukti juga masuk dalam daftar daerah yang kerap terdampak.

Peta rawan ini menunjukkan bahwa banjir bukan hanya masalah teknis, melainkan juga soal pemerataan pembangunan. Infrastruktur dasar di wilayah timur Cirebon dinilai tertinggal dibandingkan kawasan lain.

Doni mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan penanggulangan banjir sebagai proyek prioritas. 

“Apakah tahun 2026 masalah ini akan benar-benar dianggap serius dan dijadikan proyek unggulan," kata Doni.

Jika penanggulangan banjir tidak dijadikan agenda prioritas, maka setiap musim hujan akan menjadi panggung kritik terhadap pemerintah, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya