Berita

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (Foto: YouTube BNPB)

Nusantara

BNPB: Tidak Ada Penumpukan Bantuan Logistik

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 00:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh logistik yang diterima langsung disalurkan kepada korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, selama satu bulan terakhir, Posko Halim telah menerima 1.413 ton bantuan dari semua pihak.

"Sudah kita salurkan 1.361 ton, artinya sekitar 96 persen logistik yang masuk itu selalu kita dorong dengan buffer stock sebanyak 51 ton," kata Abdul Muhari dalam siaran langsung di kanal YouTube BNPB, Jumat 26 Desember 2025.


"Ini menunjukkan bahwa tidak ada penumpukan logistik di Posko Halim," sambungnya.

Abdul Muhari memastikan bahwa laju distribusi logistik di Posko Aceh sama dengan laju logistik di Halim. Di mana, logistik yang masuk ke Aceh sebesar 1.341 ton, dan sudah didistribusikan sebesar 1.085 ton atau sekitar 80 persen.

Di Sumatera Utara ada dua pos, Silangit dan Kualanamu. Khusus Silangit total masuk dalam satu bulan 546 ton, sementara sudah terdistribusi 536 ton dengan laju distribusi logistik satu bulan 98 persen. 

"Kualanamu ini yang masuk 3.013 ton, yang keluar 2.181 ton atau laju distribusi logistik yang sudah kita salurkan 72,4 persen," jelas Abdul Muhari.

Sedangkan posko di Sumbar, kata Abdul Muhari, total logistik yang masuk sebanyak 670,7 tonz dan sudah didistribusikan sebesar 625,3 ton.

"Jadi benar-benar kita lihat bahwa tidak ada penumpukan, tidak ada penundaan," pungkas Abdul Muhari.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya