Berita

Situasi Terminal Tanjung Priok. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Terminal Tanjung Priok Ramai Penumpang di Libur Nataru

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berwisata maupun mudik ke kampung halaman.

Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi Zamri mengatakan, selama periode libur Nataru terjadi peningkatan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). 

"Selama sepekan terakhir, tercatat sebanyak 4.637 penumpang berangkat menggunakan 611 bus AKAP. Kondisi terminal masih aman dan lancar," ujarnya pada Jumat, 26 Desember 2025.


Sandi menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan Pos Pengamanan (Pospam) yang merupakan hasil kolaborasi antara Polres Metro Jakarta Utara dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

"Pospam disiagakan sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026," terangnya.

Menurutnya, seluruh armada bus AKAP yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan (ramp check) untuk memastikan keselamatan penumpang. Selain itu, para pengemudi dan kondektur juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine.

"Kami memastikan seluruh bus yang berangkat dalam kondisi laik jalan. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan pada momen Nataru," bebernya.

Ia mengungkapkan, mayoritas penumpang memiliki tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Pekalongan, Tegal, Banjarnegara, Pemalang, Malang, dan Madura. Sementara itu, sebagian lainnya menuju ke wilayah Jawa Barat, seperti Bandung dan Tasikmalaya.

Selain arus keberangkatan, lanjut Sandi, arus kedatangan penumpang di Terminal Tanjung Priok juga terpantau cukup ramai. Selama periode yang sama, tercatat sebanyak 2.384 penumpang tiba menggunakan 692 bus AKAP.

"Kami mengimbau seluruh penumpang untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga barang bawaan masing-masing. Semoga arus balik Nataru tahun ini dapat berjalan aman dan tanpa kendala," tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya