Berita

Jubir Kemlu Tiongkok Lin Jian (Foto: Xinhua)

Dunia

Tiongkok Dukung Indonesia Jadi Ketua Dewan HAM PBB 2026

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 13:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan internasional terus mengalir kepada Indonesia menyusul penunjukannya sebagai kandidat Ketua Dewan HAM PBB (UNHRC) periode 2026, salah satunya dari Tiongkok.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah Indonesia atas nominasi tersebut.

“Tiongkok mengucapkan selamat kepada Indonesia atas terpilihnya Indonesia sebagai anggota Kelompok Asia-Pasifik Dewan HAM PBB dan atas pengangkatan Indonesia sebagai presiden UNHRC pada tahun 2026,” ujar Lin Jian, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 26 Desember 2025.
 

 
Ia menegaskan, Tiongkok siap mendukung Indonesia dalam menjalankan perannya sebagai Presiden Dewan HAM PBB serta memperkuat dialog dan kerja sama dengan seluruh pihak.

“Tiongkok mendukung Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden baru UNHRC dan siap meningkatkan dialog dan kerja sama dengan semua pihak, mempraktikkan multilateralisme sejati, dan bersama-sama mempromosikan perkembangan yang baik dari perjuangan hak asasi manusia internasional,” lanjutnya.

Menteri HAM Natalius Pigai dalam unggahan di X pada Selasa lalu, 23 Desember 2025, mengumumkan kemenangan Indonesia atas Thailand dalam voting Kelompok Asia-Pasifik di Dewan HAM PBB.  

Dalam pemungutan suara yang digelar di Jenewa, Indonesia meraih 34 suara, sementara Thailand memperoleh 7 suara, dari total 47 negara yang hadir, dengan dua suara tidak sah dan empat abstain

Kemenangan tersebut membuka peluang besar untuk Indonesia ditetapkan sebagai Presiden Dewan HAM PBB periode 2026.

“Hari ini Indonesia mengukir sejarah. Puji Tuhan voting menyetujui Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM dari Grup Asia Pacific,” tulis Pigai.

Meski demikian, Pigai menegaskan penetapan resmi Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026 masih menunggu keputusan lanjutan yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026. Ia berharap Indonesia dapat ditetapkan secara resmi untuk memimpin Dewan HAM PBB pada periode tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya