Berita

Menko PMK Pratikno (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Nusantara

Pemerintah Imbau Warga Pantau Peringatan BMKG Selama Nataru

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk lebih proaktif memantau setiap peringatan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), 

Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam sebuah pernyataan di Aceh, seperti dikutip pada Jumat, 26 Desember 2025. 

Menurut Pratikno, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko selama periode libur panjang yang diwarnai mobilitas tinggi dan tingginya potensi gangguan cuaca di berbagai wilayah Tanah Air.


Pemerintah pun meminta masyarakat tidak mengabaikan informasi resmi dari otoritas terkait demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. 

“Untuk masyarakat Indonesia yang bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru, agar terus memantau peringatan dari BMKG, BNPB, maupun pihak berwenang di lokasi masing-masing. Utamakan keselamatan bersama,” ujar Pratikno.

Selain bagi para pelaku perjalanan, Pratikno secara khusus menyoroti kondisi wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Ia mengingatkan warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca masih berpotensi berubah secara cepat.

“Untuk warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diharapkan selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis. BMKG memperkirakan, sepekan ke depan hujan masih akan turun meski dengan intensitas ringan,” kata Menko PMK.

Pratikno menambahkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap arahan pemerintah daerah dan aparat setempat. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar akibat bencana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya