Berita

KRI Badik-623 di perairan Ambalat, Kalimantan Utara. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Gelar Patroli Rutin Sambil Unjuk Gigi di Ambalat

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia, khususnya di kawasan Ambalat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan latihan Passing Exercise (PASSEX) oleh KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 di perairan Ambalat, Kalimantan Utara. 

Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 25 Desember 2025, latihan ini  digelar di tengah patroli rutin sekaligus saat momentum Natal dan Tahun Baru 2026.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur KRI dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut. Passex merupakan latihan terpadu yang menekankan pada peningkatan kemampuan komunikasi, manuver taktis, serta koordinasi antar unsur laut.


Dalam latihan tersebut, kedua KRI melaksanakan berbagai serial kegiatan, antara lain latihan komunikasi menggunakan isyarat bendera dan radio, serta manuver formasi. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keamanan dan ketepatan prosedur operasi standar.

Latihan Passing Exercise ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan setiap prajurit dan alutsista selalu siap menjalankan tugas menjaga kedaulatan NKRI. Perairan Ambalat memiliki nilai strategis bagi Indonesia sehingga memerlukan pengawasan yang intensif dan berkelanjutan. 

Kehadiran KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 di wilayah tersebut diharapkan dapat menjamin keamanan aktivitas maritim nasional. Dengan dilaksanakannya latihan ini, TNI AL menegaskan kesiapan dan komitmennya dalam menjaga keutuhan wilayah laut Indonesia, sekaligus mendukung stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan. Hal tersebut merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya