Berita

Representative Image (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

120 Juta Warga Dapat BLT Tambahan Rp900 Ribu per Tiga Bulan

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 16:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) berjalan tepat sasaran dan tepat waktu, termasuk tambahan bantuan bagi puluhan juta penerima manfaat. 

Kabar itu disampaikan melalui unggahan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, seperti dilihat Kamis, 25 Desember 2025. 

Usai pertemuannya dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Teddy menjelaskan bahwa BLT disalurkan dalam dua skema.


Pertama, BLT reguler yang diberikan setiap bulan dengan nilai Rp200 ribu kepada penerima manfaat. Kedua, BLT tambahan yang diberikan selama tiga bulan dengan total nilai Rp900 ribu untuk 120 juta orang. 

“BLT tambahan selama tiga bulan ini diberikan dengan total Rp900 ribu untuk sekitar 35 juta kepala keluarga, atau setara dengan kurang lebih 120 juta jiwa,” tulis Teddy.

Seskab mengungkapkan bahwa pemerintah menaruh perhatian serius pada efektivitas penyaluran bantuan sosial, khususnya BLT. Ia menegaskan bantuan harus diterima masyarakat tanpa hambatan.

“Bantuan Langsung Tunai (BLT) dipastikan harus diterima dengan tepat dan cepat,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya