Berita

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara IPB University dan Musim Mas. (Foto: Dokumentasi IPB University)

Nusantara

IPB University Gandeng Musim Mas Lakukan Perbaikan Infrastruktur

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 04:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penguatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh ekosistem ruang yang mampu mendukung interaksi, pertukaran gagasan, dan kolaborasi. 

Berangkat dari pemahaman tersebut, Musim Mas kembali memberikan dukungan kepada IPB University melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk merenovasi kantin Rimbawan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB sebagai ruang publik, pada 15 Desember 2025. 

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Musim Mas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan berkelanjutan di Indonesia.


Penandatanganan PKS tersebut dihadiri oleh Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si selaku Rektor IPB University, Prof. Dr. Ir. Naresworo Nugroho, MS selaku Plt. Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB beserta jajaran, serta manajemen Musim Mas Group yang diwakili oleh Gunawan Siregar selaku Direktur Utama, Lenny selaku Head of Corporate HR, dan Andri Taher selaku Recruitment Manager.

Renovasi ruang publik ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan fasilitas kampus yang lebih nyaman dan adaptif terhadap dinamika aktivitas akademik. Ruang publik tersebut dirancang sebagai ruang bersama yang dilengkapi dengan area berkumpul, sudut interaksi, serta fasilitas pendukung lain yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun pengunjung kampus.

Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, MSi, menegaskan bahwa keberadaan ruang publik memiliki peran strategis dalam ekosistem pembelajaran perguruan tinggi. Menurutnya, ruang yang dirancang secara inklusif dan fungsional mampu mendorong interaksi yang lebih bermakna di lingkungan kampus. 

"Ruang publik ini diharapkan menjadi ruang bersama yang hidup, sebagai tempat bertemu, berdiskusi, dan bertukar ide sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas interaksi dan produktivitas sivitas akademika," ujar Alim dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 24 Desember 2025.

Sementara itu, Direktur Utama Musim Mas, Gunawan Siregar, menyampaikan bahwa kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Musim Mas dalam mendukung dunia pendidikan. 

"Melalui penandatanganan PKS ini, kami mendukung peningkatan kualitas ruang publik kampus agar lebih nyaman, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan aktivitas akademik. Renovasi mencakup penataan interior dan eksterior, alur sirkulasi ruang, furnitur, serta fasilitas penunjang lainnya, dengan tetap memperhatikan pemilihan material ramah lingkungan dan prinsip keberlanjutan. Kami berharap ruang publik ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika," ujar Gunawan.

Dukungan ini merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang antara Musim Mas dan IPB University yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade. 

"Sebelumnya, Musim Mas telah berkontribusi dalam berbagai inisiatif pengembangan fasilitas dan kapasitas kampus, antara lain renovasi Auditorium Toyib Hadiwijaya dan VIP Lounge di tahun 2012, renovasi Ruang Sidang Fakultas Pertanian serta VIP Lounge di tahun 2024. Ke depan, kerja sama ini direncanakan berlanjut melalui pengembangan lahan Sabisa IPB pada tahun 2026," jelas Gunawan.

IPB University dan Musim Mas berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan tidak terbatas pada peningkatan fasilitas fisik semata. Kolaborasi ini dapat diperluas ke berbagai bidang lain, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, campus recruitment, program magang, penelitian bersama, kegiatan akademik berbasis kurikulum, hingga dukungan melalui program CSR lainnya, termasuk peluang beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya