Berita

Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Gerindra, Mohamad Hekal (Kedua dari kiri). (Foto: NIHI Rote)

Bisnis

Merger Energi Fusi Perusahaan Donald Trump Libatkan Investor NIHI Rote

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 03:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perusahaan Presiden Donald Trump, Trump Media & Technology Group Corp (TMTG) telah menjalin kerja sama strategis dengan TAE Technologies untuk membentuk perusahaan gabungan di sektor energi fusi yang aman. 

Nilai penggabungan usaha tersebut mencapai lebih dari 6 miliar Dolar AS atau setara sekitar Rp100,7 triliun, sebagaimana dilaporkan Fox Business pada Rabu, 24 Desember 2025.

Pendiri dan Direktur Pelaksana Big Sky Partners, Michael Schwab ditunjuk sebagai ketua dewan direksi yang direncanakan beranggotakan sembilan orang.


Diketahui, Michael Schwab juga merupakan investor dari resort yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), NIHI Rote. Resort yang akan dibuka pada April 2026 itu dibangun Schwab bersama Mohamad Hekal, yang merupakan Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Gerindra.

Pemegang saham TMTG saat ini akan memiliki sekitar 50 persen. Dan pemegang saham TAE juga akan memiliki sekitar 50 persen dari perusahaan hasil penggabungan tersebut, berdasarkan kepemilikan saham terdilusi penuh.

Pada 2026, perusahaan gabungan ini berencana menentukan lokasi dan memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga fusi skala utilitas pertama di dunia, dengan tetap bergantung pada persetujuan yang diwajibkan. Pembangunan pembangkit listrik fusi tambahan juga telah direncanakan.

Pembangkit listrik fusi disebut-sebut perusahaan akan menyediakan listrik yang ekonomis, melimpah, dan andal yang akan membantu Amerika Serikat memenangkan revolusi kecerdasan buatan dan mempertahankan dominasi ekonomi globalnya.

Teknologi fusi milik TAE telah diteliti dan dikembangkan selama lebih dari 25 tahun, serta berhasil secara signifikan mengurangi ukuran reaktor, biaya, dan kompleksitasnya.

TAE telah membangun dan mengoperasikan dengan aman lima reaktor fusi, serta hingga saat ini telah menghimpun lebih dari 1,5 miliar Dolar AS modal swasta.

"Trump Media & Technology Group membangun infrastruktur yang tidak dapat dibatalkan untuk mengamankan kebebasan berekspresi secara daring bagi rakyat Amerika, dan kini kami melangkah besar menuju teknologi revolusioner yang akan mengukuhkan dominasi energi global Amerika selama beberapa generasi," ujar Nunes kepada Fox News Digital.

Mohamad Hekal usai mengunjungi langsung Los Angeles, California, untuk melihat secara dekat ekosistem teknologi dan investasi yang berkembang di sana, termasuk dinamika pengembangan energi bersih berteknologi tinggi serta aman.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya