Berita

Penyaluran bantuan kemanusiaan ke Aceh. (Foto: Alumni Akademi TNI-Polri 2006)

Presisi

Alumni Akademi TNI-Polri 2006 Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Aceh

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 01:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Demi meringankan beban penderitaan para korban bencana alam di Aceh, Paguyuban Perkasa TNI-Polri Jebolan 2006 menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Bantuan yang meliputi bahan pokok, air minum dan pakaian layak pakai disalurkan dari kota Medan ke sejumlah daerah yang terkena bencana di Aceh seperti Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.

Ketua umum paguyuban Perkasa TNI-Polri 2006 AKBP Alrasyidin Fajri Gani menuturkan, logistik bantuan tersebut berupa 500 sak beras, 500 dus mie instan, minyak goreng, 1700 pack biskuit, 1000 dus air mineral, 4 karung besar berisi pakaian layak pakai serta 216 pasang sepatu boot.


Bantuan disalurkan kepada masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor melalui satuan TNI-Polri di wilayah terdampak yakni KODIM 0117 Di Aceh Tamiang, Batalyon 111 Karma Bakti, Polres Aceh Timur dan Kota Langsa dengan masing masing satuan penerima.

“Bantuan kemanusiaan ini merupakan inisiatif Alumni TNI-Polri 2006 dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memulihkan keadaan pasca bencana banjir bandang di wilayah Aceh," pungkas AKBP Fajri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025. 

Sementara ketua 4 Perkasa TNI-Polri 2006 AKBP Muhammad Firdaus yang turun langsung mengantar logistik ke Aceh mengatakan seluruh logistik sudah disalurkan kepada rekan-rekan TNI-Polri, Wakil Walikota Langsa dan masyarakat yang membutuhkan.

Ucapan terima kasih dari satuan TNI-Polri dan juga wakil walikota Langsa pun diberikan oleh Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, komandan batalyon 111/Karma Bakti, Kapolres Aceh Timur dan wakil walikota Langsa.

Seperti diketahui banjir bandang menerjang Aceh pada 26 November 2025 lalu yang mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya