Berita

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Waketum PAN Sebut Kritik sebagai Vitamin yang Menguatkan Pemerintah

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 00:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam hal penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pemerintah masih terus bekerja keras tanpa henti dengan melibatkan seluruh kementerian dan lembaga negara.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi, hal itu dilakukan pemerintah untuk mempercepat proses perbaikan, renovasi, rehabilitasi, dan  pemulihan seluruh fasilitas umum, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perumahan, pasokan pangan, dan sebagainya.

Viva Yoga menilai bahwa pemerintah tidak antikritik, tidak menolak dikoreksi. Justru hal itu, menurutnya diperlukan sebagai vitamin yang menguatkan tubuh pemerintah. 


“Apalagi kritik itu bersifat konstruktif dan solutif tentu akan menambah antibodi pemerintah agar semakin kuat. Kritik itu penting demi menjaga konstruksi sejarah bangsa,” kata Viva Yoga dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa PAN akan terus membantu, bekerja sama, dan selalu bersama-sama dengan pemerintah dalam menyelesaikan penanganan pasca bencana alam. 

“PAN menginstruksikan kepada kadernya di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, untuk bantu rakyat secara riil dan nyata. Misalnya dengan membagikan sembako, air, peralatan pendidikan, dan sebagainya,” tutur Viva Yoga. 

Lanjut dia, PAN juga mengapresiasi kepada individu atau lembaga nonpemerintah yang ikut berkontribusi dalam penggalangan dana kemanusiaan dan berpartisipasi terjun ke lapangan membantu petugas menolong memperbaiki keadaan. 

“Masih banyak orang baik dan dermawan yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan berhati merah putih,” ungkapnya.

Dalam kondisi seperti ini, PAN menilai bahwa membangun solidaritas sosial dan merajut persatuan menjadi faktor signifikan. 

“Pemerintah, masyarakat, partai politik, LSM, Ormas, kaum muda, netizen, dan segenap komponen bangsa harus bergotong-royong satu hati, menyatukan persepsi dan gerak langkah untuk memulihkan keadaan pascabencana alam,” imbuhnya. 

Menurut PAN, adanya sikap skeptis, saling menyalahkan atau menebar berita hoax, sebaiknya dihindari karena jika tidak dihilangkan akan dapat merusak soliditas dan kohesivitas sosial bangsa. 

“Kebebasan berekspresi sebagai bagian dari nilai demokrasi bukanlah semata untuk kebebasan an sich, namun tujuan memperjuangkan demokrasi adalah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial, dan kehidupan yang bermartabat, menunaikan janji-janji kemerdekaan,” tegas dia.

“PAN berpendapat bahwa kita harus membantu tugas-tugas konstitusional Presiden Prabowo Subianto untuk segera memulihkan pasca bencana agar masyarakat yang terkena dampaknya dapat segera kembali hidup normal. Juga membantu tugas mulia Pak Presiden lainnya, yaitu mewujudkan swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan sampah untuk energi, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan lainnya,” tandas Wakil Menteri Transmigrasi ini.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya