Berita

Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Kumparan/Irfan Adi Saputra)

Politik

Indonesia Menang Voting Asia Pasifik untuk Kursi Presiden Dewan HAM PBB

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 23:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesia mencatat kemenangan penting dalam pemungutan suara Asia Pacific Group di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB). Indonesia unggul telak atas Thailand sehingga berpeluang ditetapkan sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026.

Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan kabar tersebut melalui akun X miliknya @NataliusPigai2, Selasa malam, 23 Desember 2025. Pigai menegaskan kemenangan di voting Asia Pacific Group membuktikan posisi strategis Indonesia di kancah global.

"Hari ini Indonesia mengukir sejarah. Puji Tuhan voting menyetujui Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM dari Grup Asia Pacific," kata Pigai.


Dalam voting yang digelar di Jenewa, Indonesia memperoleh 34 suara sementara Thailand hanya meraih 7 suara. Dari total 47 negara yang hadir dan memberikan suara, tercatat dua suara tidak sah dan empat negara memilih abstain.

Pigai menjelaskan sebelum pemungutan suara berlangsung, sempat dilakukan lobi antara Indonesia dan Thailand oleh Wakil Menteri HAM. Namun, kesepakatan tidak tercapai sehingga voting dilakukan secara terbuka.

Meski telah menang dalam pemungutan suara Asia Pacific Group, Pigai menegaskan penetapan resmi Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026 masih menunggu keputusan berikutnya.

"Kita tetap berdoa agar tanggal 8 Januari 2026 Indonesia ditetapkan secara resmi sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026," pungkas Pigai yang pernah menjadi komisioner Komnas HAM.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya