Berita

Ilustrasi

Nusantara

Nutrisi Cegah Anemia Remaja, Gizigrow Komitmen Perkuat Edukasi

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kekurangan zat besi masih menjadi salah satu pemicu utama anemia pada remaja di Indonesia.

Pakar gizi menegaskan pentingnya pola makan seimbang berbasis sumber zat besi serta kebiasaan yang mendukung penyerapan nutrisi agar performa belajar dan aktivitas fisik remaja tidak terganggu. 

Pemenuhan zat besi harian remaja perlu mendapat perhatian karena kebutuhan meningkat pada masa pertumbuhan, terutama pada remaja putri. Kombinasikan sumber hewani dan nabati, lalu tambahkan vitamin C agar penyerapannya optimal. 


Kebiasaan sederhana dinilai berdampak besar. Konsumsi buah kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu, kiwi, stroberi, atau paprika bersamaan dengan menu ber-zat besi dapat meningkatkan penyerapan. Sebaliknya, teh dan kopi sebaiknya diberi jeda satu hingga dua jam dari makan utama untuk meminimalkan penghambat. 

Asupan kalsium dosis besar juga dianjurkan tidak dikonsumsi berbarengan, melainkan diberi jarak waktu agar tidak mengurangi penyerapan zat besi. 

Menjawab kebutuhan budaya hidup sehat, Gizigrow menyatakan dukungannya terhadap pentingnya melakukan edukasi pemenuhan standar gizi pada remaja. 

Dikatakan Vania, Brand Development PT Rumbaka Gung Triwikrama, Principal Gizigrow, perusahaan berkomitmen untuk membantu keluarga membangun kebiasaan makan yang lebih baik melalui edukasi dan pilihan produk bergizi sebagai pelengkap pola makan seimbang. 

"Kami mendorong remaja memenuhi kebutuhan zat besi dari makanan utama, sementara produk kami dapat digunakan sebagai opsi pendamping sesuai kebutuhan,” ujar Vania dalam keterangan tertulis, Rabu 24 Desember 2025.

Vania menekankan pentingnya membaca label gizi, memperhatikan porsi, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila diperlukan. 

Dia juga meminta sekolah dan orang tua berkolaborasi memperbaiki kebiasaan makan remaja melalui kantin sehat, edukasi label gizi, serta pembiasaan membawa bekal. 

“Karena produk Gizigrow bukan pengganti terapi medis, hasil dapat berbeda pada tiap individu. Kami berfokus pada literasi gizi dan kemudahan akses informasi bagi orang tua dan remaja,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya