Berita

Bakti sosial PP KAMMI di Desa Bukit Emas, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

KAMMI Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Bukit Emas Sumatera Utara

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 17:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah luka yang masih membekas akibat bencana banjir, secercah harapan hadir di Desa Bukit Emas, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Doa Keselamatan Bangsa untuk Sumatera, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Desa Bukit Emas, yang juga dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Pantai Buaya, menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir paling parah. Akses yang terbatas, kondisi desa yang terisolir, serta fasilitas umum yang rusak membuat pemulihan berjalan lambat. 


Ketua Pelaksana kegiatan, Wira Putra, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Bukit Emas bukan tanpa alasan. 

“Kami memilih Desa Bukit Emas karena daerah ini yang paling parah. Ketika kami datang, kami melihat sendiri bagaimana lumpur masih menumpuk, fasilitas umum belum sepenuhnya pulih, dan masyarakat masih berjuang untuk kembali bangkit,” ungkap Wira dalam keterangan tertulis, Rabu 24 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan penguatan moral bagi warga.

“Satu ekor sapi kami sembelih di sini sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, sekaligus doa agar bangsa ini dan desa ini dijauhkan dari bencana ke depan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan bakti sosial dan doa keselamatan bangsa ini, PP KAMMI berharap semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik bencana, selalu ada tangan-tangan yang siap saling menguatkan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya