Berita

Sekjen Partai Golkar Sarmuji. (Foto: RMOL)

Politik

Golkar Dorong Evaluasi Pilkada Langsung

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 17:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar kembali menegaskan perlunya meninjau ulang sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, mengatakan wacana evaluasi telah disuarakan partainya sejak lebih dari setahun lalu.

“Golkar sudah menyatakan sejak setahun lebih tentang perlunya meninjau ulang sistem pilkada,” ujar Sarmuji kepada wartawan, Rabu, 24 Desember 2025.


Ia menjelaskan, Rapimnas I Partai Golkar telah memutuskan opsi pemilihan kepala daerah melalui DPRD, dengan catatan tetap melibatkan partisipasi rakyat secara maksimal.

“Golkar akan mengambil sisi positif pilkada langsung untuk dimasukkan dalam mekanisme pemilihan melalui DPRD,” jelasnya.

Terkait sikap partai politik lain, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu mengungkapkan bahwa evaluasi sistem pilkada telah dibahas secara informal lintas partai.

Namun demikian, hingga kini belum ada forum resmi yang secara khusus membahas perubahan sistem tersebut.

“Forum resminya setahu saya belum ada. Tapi secara politik, sebagian besar sudah saling mengetahui sikap masing-masing,” pungkas Sarmuji.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya