Berita

Ma'ruf Amin (baju putih) dan Muhaimin Iskandar. (Foto: RMOL)

Politik

Pejabat Harus Mencontoh Ma’ruf Amin, Mundur Tanpa Didesak

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 17:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Ma’ruf Amin mundur dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) patut diapresiasi dan dijadikan teladan oleh para pejabat publik.

Ma’ruf Amin telah menunjukkan sikap tahu diri dalam memegang amanah kepemimpinan. 

"Ma'ruf Amin tanpa didesak mundur, sudah mengundurkan diri karena menyadari usia yang sudah lanjut dan sudah terlalu lama mengabdikan diri di MUI," kata pengamat komunikasi dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada , sesaat lalu, Rabu, 24 Desember 2025.


Keputusan Ma'ruf Amin, kata Jamiluddin, merupakan bentuk introspeksi seorang pemimpin terhadap kapasitas dan efektivitas dirinya. Ketika kepemimpinan dinilai tidak lagi efektif dan efisien, maka langkah paling bijak adalah secara sukarela meletakkan jabatan.

“Ma'ruf Amin sudah menyadari dengan usianya saat ini sudah tidak dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Ketua Wantim MUI,” ujarnya.

Dengan mundur, Ma’ruf memberi ruang bagi figur yang lebih muda, kompeten, berintegritas, dan inovatif untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

Jamiluddin juga menilai lamanya pengabdian di sebuah organisasi berpotensi menjerumuskan seseorang pada rutinitas yang menghambat inovasi dan membuat organisasi stagnan.

Karena itu, ia berharap langkah mantan Wakil Presiden RI itu dapat menjadi contoh bagi pemimpin lain, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut, agar dengan kesadaran sendiri bersedia mengundurkan diri demi kepentingan organisasi dan publik.

“Jadi, mundurnya Ma'ruf Amin kiranya dapat dicontoh oleh pemimpin lain. Pemimpin yang sudah berusia lanjut, selayaknya juga rela mengundurkan diri,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya