Berita

AKP Yulianto SH MH (ketiga dari kanan) menerima penghargaan dari Sukirman, ayahanda almarhum Riyanto disaksikan Ketum GP Ansor H Addin Jauharudin (baju hijau) dan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (baju putih).

Presisi

Kapolsek Ngaglik Sabet Riyanto Award Jaga Damai Lintas Iman

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kapolsek Ngaglik AKP Yulianto menerima Anugerah Riyanto Award kategori Menjaga Keamanan dan Pemeliharaan Kerukunan Iman Beragama dalam Apel 10.000 Banser Keamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Apel akbar yang diselenggarakan di Halaman Masjid Syarif Abdurrahman, Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 23 Desember 2025, tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri tokoh nasional, unsur Forkopimda Kota Cirebon, TNI-Polri, organisasi kepemudaan lintas iman, serta ribuan anggota Banser dari berbagai daerah.

Penghargaan diserahkan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman bersama Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin, dan secara simbolis diberikan oleh Sukirman, ayahanda almarhum Riyanto, kepada AKP Yulianto. Penghargaan diberikan atas dedikasi AKP Yulianto menjaga keamanan di level akar rumput melalui komunikasi dan kerja sama lintas iman. 


"Konflik sering berawal di akar rumput. Di situlah peran polsek. Bukan soal besarnya hajatan, tapi mental melayani demi perdamaian," ujar Ketum GP Ansor Addin Jauharudin, seraya berharap teladan Yulianto diikuti aparat lain.

Nama Riyanto Award diabadikan untuk mengenang Riyanto (19 Oktober 1975–24 Desember 2000), anggota Banser yang gugur saat mencoba menyelamatkan Gereja Eben Haezer, Mojokerto, dari percobaan bom pada malam Natal 2000.

AKP Yulianto menyebut penghargaan ini sebagai amanah untuk terus memperkuat sinergi Polri dengan tokoh agama dan elemen masyarakat. 

"Nilai kemanusiaan dan pengorbanan almarhum Riyanto menjadi teladan untuk mengabdi dengan tulus demi keselamatan dan kedamaian," katanya.

Sebagai Kapolsek Ngaglik, Sleman, DIY, AKP Yulianto konsisten menjadikan dialog dan toleransi sebagai fondasi strategi keamanan. Berbagai pertemuan lintas agama digagas untuk merawat kerukunan di wilayah multikultural.

Menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, ia memfasilitasi pertemuan pimpinan tujuh organisasi pemuda lintas iman di kompleks Gereja Kristen Jawa yang berdampingan dengan Gereja Katolik St. Petrus dan Paulus, Desa Minomartani, Kapanewon Ngaglik, Sleman, 20 Desember 2024.

Ia juga aktif membuka ruang kemanusiaan, termasuk menerima kunjungan pelajar SMP Marsudirini Muntilan asal Timika, Papua, pada 19 November 2025.

"Mereka pemimpin masa depan Papua dan Indonesia. Polsek Ngaglik terbuka untuk siapa saja," ujarnya.

Selain itu, AKP Yulianto rutin berkoordinasi dengan FKUB dan melibatkan Banser dalam pengamanan serta kegiatan kemanusiaan. Pendekatan yang menempatkan kemanusiaan dan keberagaman sebagai kekuatan ini dinilai efektif menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan.

"Pelibatan tokoh agama dan pendekatan restorative justice penting untuk menyelesaikan persoalan sosial, menyelamatkan masa depan, dan menjaga kerukunan warga," pungkasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya