Berita

Kawanan Gajah Sumatera di Way Kambas. (Foto: Kemenhut)

Politik

Kemenhut Gaet Vantara India Revitalisasi Rumah Sakit Gajah Sumatera

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkomitmen memperkuat perlindungan Gajah Sumatera yang kini berada dalam kondisi populasi kritis. 

Komitmen ini ditunjukkan melalui kunjungan ke Rumah Sakit Gajah di Taman Nasional Way Kambas bersama Faunaland Indonesia dan mitra internasional Vantara dari India.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Direktorat Jenderal KSDAE, Ahmad Munawir mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memperbaiki ekosistem sebagai habitat utama Gajah Sumatera.


“Kunjungan kita ke sini (Way Kambas) bersama tim dari Faunaland Indonesia, dan juga Vantara bahwa ini adalah bentuk komitmen daripada Kementerian Kehutanan, khususnya menteri kita, Pak Raja Juli bahwa kita harus memperbaiki ekosistem sebagai habitat daripada Gajah Sumatera,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 24 Desember 2025.

Populasi Gajah Sumatera kini berada dalam kategori Critically Endangered akibat penurunan jumlah dan rusaknya habitat. Saat ini, kantong habitat gajah yang sebelumnya lebih dari 44 lokasi menyusut menjadi sekitar 21 kantong yang terfragmentasi.

Karena itu, Kemenhut mendorong kolaborasi multipihak untuk menyelamatkan populasi dan habitat gajah. Termasuk membangun konektivitas antarhabitat melalui koridor ekologis.

Kemenhut membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk revitalisasi Rumah Sakit Gajah Way Kambas. Bahkan rencananya, Vantara akan membangun rumah sakit gajah baru di wilayah Sumatera lainnya.

“Dari Vantara akan membantu Indonesia untuk membangun atau merevitalisasi yang tadi, rumah sakit Gajah di Way Kambas dan mungkin ke depan kiranya juga bisa membangun rumah sakit lainnya yang ada di Pulau Sumatera yang mungkin di Riau dan mungkin di Aceh,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Faunaland Indonesia, Danny Gunalen menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Kehutanan kepada pihaknya.

Dia menegaskan Faunaland Indonesia berkomitmen mendukung konservasi dan pelestarian biodiversitas Indonesia, khususnya Gajah Sumatera melalui kemitraan dengan Vantara.

“Kami lembaga konservasi di Indonesia adalah perwakilan dari Vantara. Vantara adalah rescue center terbesar di dunia yang berada di Jamagar milik Anant Ambani, beliau adalah pemerhati hewan dan pegiat hewan," ungkapnya.

Danny mengungkapkan, hasil survei awal menunjukkan kebutuhan mendesak Rumah Sakit Gajah Way Kambas, termasuk penyediaan ambulans khusus gajah.

"Seperti jangka pendek mungkin akan dibutuhkan seperti animal ambulance, karena belum ada di sini untuk mengangkut Gajah. Animal ambulance itu sangat canggih, mobil ini memiliki forklift d,an lain-lain, dan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan," bebernya.

Selain kebutuhan jangka pendek, Faunaland dan Vantara juga menyiapkan rencana jangka panjang berupa revitalisasi atau pembangunan rumah sakit gajah baru.

“Kami akan merevitalisasi rumah sakit, Gajah atau bahkan membuat yang baru,” tutup Danny.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya