Berita

Ilustrasi (Foto: TNI AD)

Politik

Rotasi Pati TNI Antarkan Dua Ajudan Presiden Prabowo Pecah Bintang

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 15:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Tentara Nasional Indonesia. 

Sebanyak 187 Perwira Tinggi (Pati) TNI resmi masuk dalam daftar rotasi dan mutasi jabatan yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 tertanggal 15 Desember 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Mutasi kali ini mencakup 109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, serta 42 Pati TNI Angkatan Udara, menandai konsistensi Panglima TNI dalam menjaga dinamika organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di semua matra.


Di antara ratusan nama yang tercantum, dua sosok menyedot perhatian publik, yakni dua ajudan Presiden RI Prabowo Subianto yang sama-sama mendapatkan promosi strategis dan berujung pada pecah bintang.

Adalah Kolonel (Inf) Wahyu Yuniartoto yang sebelumnya menjabat sebagai Ajudan Presiden RI, kini dipercaya menduduki posisi Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) IX Kodam Udayana. 

Promosi ini datang setelah Wahyu menuntaskan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, salah satu jenjang pendidikan tertinggi bagi perwira calon pemimpin strategis.

Sementara itu, Kolonel (Pnb) Dr. Anton Pallaguna, S.E., M.M.O.A.S., yang juga menjabat sebagai Ajudan Presiden RI, diangkat menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat II Poldagri Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI. Penugasan ini menempatkan Anton pada posisi strategis yang bersentuhan langsung dengan isu-isu politik, keamanan, dan nasional.

Kedua jabatan baru tersebut merupakan posisi berpangkat Jenderal Bintang Satu, sehingga secara resmi Kolonel Wahyu Yuniartoto dan Kolonel Anton Pallaguna menyandang status jenderal.

Rotasi dan promosi ini sekaligus mempertegas bahwa penugasan sebagai ajudan Presiden bukan sekadar posisi protokoler, melainkan juga ruang pembuktian kapasitas kepemimpinan yang dapat berujung pada akselerasi karier di lingkungan TNI.

Langkah Panglima TNI ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme, meritokrasi, serta kesiapan kepemimpinan TNI dalam menghadapi tantangan strategis nasional ke depan.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya