Berita

Anggota DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKS)

Politik

Lembaga Penyelenggara Pemilu Diminta Tak Dikooptasi Kelompok Cipayung

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong agar lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) ke depan tidak dikooptasi atau didominasi oleh kelompok organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Cipayung.

Politisi PKS Mardani Ali Sera menilai, saat ini banyak penyelenggara pemilu memiliki latar belakang afiliasi dengan organisasi-organisasi Cipayung.

“Terus terang saya merasa prihatin. Kalau bukan dari HMI, PMII, atau GMNI, jarang sekali yang menjadi penyelenggara pemilu,” ujar Mardani, dikutip pada Rabu, 24 Desember 2025.


Menurutnya, dominasi tersebut—baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dapat menimbulkan persepsi adanya keterkaitan dengan kepentingan politik tertentu.

“Penyelenggara pemilu tidak boleh menjadi representasi kekuatan politik mana pun. Mereka harus imparsial dan mandiri,” tegas anggota Komisi II DPR RI itu.

Karena itu, Mardani mendorong agar ke depan seluruh unsur masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

“Rekrutmen harus dibuka seluas-luasnya agar semua warga negara memiliki hak yang sama,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya