Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Bergerak Variatif Jelang Libur Natal

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan beragam pada pembukaan perdagangan Rabu pagi 24 Desember 2025.

Menjelang libur Natal, volume perdagangan terpantau mulai menipis karena sejumlah bursa utama dijadwalkan tutup lebih awal.

Di Australia dan Jepang, indeks S&P/ASX 200 terkoreksi 0,33 persen, memutus reli penguatan empat hari terakhir. Sementara itu, Nikkei 225 naik tipis 0,14 persen berbanding terbalik dengan indeks Topix yang bergerak mendatar.


Kospi Korea Selatan menguat 0,2 persen, namun saham-saham berkapitalisasi kecil di Kosdaq justru turun 0,2 persen.

Di China dan Hong Kong, Indeks Hang Seng dan Shanghai Composite dibuka stagnan, mencerminkan sikap wait-and-see para investor di tengah sesi perdagangan yang dipersingkat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak cenderung melemah hari ini, menyusul koreksi 0,71 persen ke level 8.584 pada sesi sebelumnya. Sentimen negatif juga datang dari pasar global, di mana ETF saham Indonesia (EIDO) di New York melorot 0,61 persen.

Meski ada potensi koreksi jangka pendek, analis Indo Premier mencatatkan fakta menarik:

IHSG telah meroket 21 persen sepanjang tahun ini (YTD), menjadikannya performa tahunan terbaik dalam 10 tahun terakhir. Penguatan didorong oleh reli saham-saham konglomerasi serta sektor komoditas seperti emas dan CPO.

Menariknya, sektor perbankan yang biasanya menjadi motor utama justru menunjukkan performa yang kurang maksimal (underperform) tahun ini.

Menjelang libur panjang Natal (25-26 Desember), volatilitas transaksi diprediksi akan melambat. Namun, para pelaku pasar tetap optimis menanti fenomena window dressing, strategi manajer investasi untuk mempercantik portofolio di penghujung tahun, yang berpotensi memberikan dorongan positif pada indeks di sisa hari perdagangan 2025.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya