Berita

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh (Foto: BNI)

Bisnis

Satu Hati untuk Sumatera: Gerak Cepat BNI & BUMN Peduli Pulihkan Asa Warga

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keluarga Besar BUMN membuktikan kepeduliannya melalui aksi nyata bertajuk "Satu Hati untuk Sumatera". 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi garda depan dalam sinergi ini, menyalurkan bantuan tanggap darurat yang menyasar kebutuhan paling mendesak di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa kecepatan adalah kunci. 


“Keluarga Besar BUMN hadir dengan satu semangat, bergerak cepat dan bekerja bersama agar bantuan benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak,” ujar Okki dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Rabu 23 Desember 2025.

Bantuan ini didistribusikan secara taktis melalui koordinasi ketat dengan BPBD dan pemerintah setempat.. Hingga saat ini, BNI telah menyalurkan bantuan tanggap darurat di tiga wilayah utama di Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Di Sumatera Utara, bantuan disalurkan ke Medan, Sibolga, Gunung Sitoli, dan Padang Sidempuan. Bantuan mencakup pangan darurat berupa 52,5 ton beras, 9,5 ton gula, 10.500 liter minyak goreng, serta makanan siap saji. Selain itu, BNI juga menyalurkan dukungan logistik berupa selimut, obat-obatan, serta akses jaringan internet untuk mendukung koordinasi penanganan bencana.

Sementara di Sumatera Barat, BNI menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak seperti Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Bukittinggi, Padang Panjang, hingga Balingka. 

Bantuan yang diberikan mencakup 25 ton beras, 10 ton gula, 10.000 liter minyak goreng, mi instan, susu kaleng, kopi, dan teh, serta kebutuhan kesehatan, perlengkapan kebersihan, dan peralatan pendukung dapur umum serta pengungsian.

Adapun di Aceh, BNI mendirikan posko bantuan yang berlokasi di Aceh Utara dan Aceh Tenggara sebagai pusat koordinasi dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak. 
Melalui posko tersebut, BNI menyalurkan bantuan tanggap darurat yang difokuskan pada penyediaan 4 unit tandon air bersih, layanan kesehatan dan trauma healing, peralatan masak, 30 tenda darurat, serta perlengkapan pendidikan berupa 1.200 pakaian seragam sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA bagi anak-anak terdampak bencana.
Menurut Okki, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. 

“Distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan BPBD dan pemerintah daerah agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak langsung,” ujarnya.

Melalui sinergi BUMN Peduli “Satu Hati untuk Sumatera”, BNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan secara berkelanjutan.

BNI bersama Keluarga Besar BUMN akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan dukungan yang dibutuhkan sebagai wujud peran BUMN milik negara dalam melayani dan melindungi masyarakat. 

Informasi lebih lengkap terkait kegiatan kemanusiaan dan program sosial BNI dapat diakses melalui situs resmi BNI di bni.co.id yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia (www.danantaraindonesia.co.id) (http://www.danantaraindonesia.co.id). 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya