Berita

KPH Pekalongan Barat mengecek kondisi hutan di hulu Sungai Gung Guci. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Nusantara

Kondisi Hutan di Hulu Sungai Guci Masih Lebat dan Tetap Terjaga

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 06:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Banjir bandang di Kawasan Wisata Guci Pancuran 13 mendapat perhatian khusus KPH Pekalongan Barat terutama di jalur-jalur pendakian. Hasil pemantauan KPH Pekalongan Barat, semua kawasan hutan di bagian hulu dalam kondisi baik. 

Hal itu diungkap Wakil Kepala Administratur KPH Pekalongan Barat, Triyono dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 23 Desember 2025.

“Dari hasil pemantauan kami, aliran sungai dan tutupan lahan di petak 50-A dan 50-B1 jarak +/- 300 m diatas lokasi pancuran 13 semuanya dalam kondisi baik,” kata Triyono.


Ia merinci, lokasi merupakan batas kawasan hutan dengan tanah milik masyarakat. Kondisi tutupan lahan petak 50-A dan 50-B1 berupa tanaman pinus tahun 1989 kelas hutan HL tumbuh baik rapat, tumbuhan bawah sangat rapat.

Dari hasil pemantauan lokasi di petak 50-C1 jarak +/- 1,5 km diatas lokasi pancuran 13, kondisi tutupan lahan pinus tahun 1991 kelas hutan HL tumbuh sangat rapat, tumbuhan bawah sangat rapat.

Sedangkan hasil pemantauan lokasi di petak 50-H (Lembah Clirangan) jarak +/- 2,2 km dari pancuran 13, kondisi tutupan lahan tanaman pinus 1997 tumbuh baik, rapat, tumbuhan bawah sangat lebat.

Hal ini juga dikuatkan dengan pengakuan sejumlah pendaki yang baru turun dari puncak Gunung Slamet. Mereka menyatakan kondisi hutan selama perjalanan pulang bagus.

?"Pendaki ada sejumlah 11 orang dari Bekasi. Naik hari Jumat dan turun hari Minggu siang, kondisi hutan selama perjalanan juga bagus," ujar salah satu pendaki.
?
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal saat dikonfirmasi mengenai kondisi hutan juga mengatakan bahwa area hutan kawasan wisata Guci berada dalam kewenangan Perhutani Pekalongan Barat.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya