Berita

Festival Hari Nusantara yang digelar di Jakarta. (Foto: Dokumentasi DFW Indonesia)

Nusantara

Festival Hari Nusantara Ajang Dialog Selesaikan Masalah Pekerja Perikanan

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DFW Indonesia menyelenggarakan Festival Hari Nusantara di lima kota sebagai ajang strategis untuk membangun dialog antara pekerja perikanan, nelayan, pemerintah, NGO, dan pelaku industri perikanan. 

Kegiatan ini disambut baik oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) sebagai mitra strategis pelaksana. Melalui kerja sama ini, KKP memberikan apresiasi kepada DFW Indonesia atas atensinya dalam melindungi pekerja perikanan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada DFW Indonesia yang sudah sering kali bekerjasama dengan kami untuk bisa memberikan atensi kepada pekerja perikanan. Dengan berpartisipasinya KKP dalam kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk bahwa negara akan selalu hadir untuk rakyat Indonesia terutama dalam melindungi awak kapal perikanan yang selama ini menjadi penjaga laut NKRI,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 23 Desember 2025.


“Negara juga akan selalu membantu pemenuhan kebutuhan awak kapal perikanan terutama dalam hal sosialisasi ketentuan perundang-undangan dan kapasitas dalam berusaha,” tambahnya.

Smeentara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Andi Mannojengi, menyebut bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan serentak di 4 kota yakni: Benoa, Bitung, Dobo dan Pekalongan, pada 13 Desember 2025 dan ditutup dengan agenda di Jakarta pada 22 Desember 2025.

“Kami apresiasi ya, adanya kegiatan ini bersama dengan beberapa pelabuhan perikanan di Indonesia dan PPS Nizam Zachman dipilih menjadi titik puncak pelaksanaan dari rangkaian Festival Hari Nusantara kali ini,” ujarnya.

Momentum Hari Nusantara sendiri diambil sebagai salah satu cara untuk memperingati identitas Indonesia sebagai negara kepulauan serta menjadi ruang reflektif yang mengangkat realitas sosial para penjaga laut: pekerja perikanan. 

Mereka adalah nelayan, pembudidaya, pengolah hasil laut, dan awak kapal perikanan (AKP) yang setiap hari bergelut dengan laut, menghadapi risiko tinggi, dan bekerja dalam kondisi yang sering kali tidak manusiawi.

Direktur Program DFW Indonesia, Imam Trihatmadja, menyampaikan bahwa kegiatan ini bersifat gratis dan terbuka untuk seluruh AKP serta keluarganya di setiap titik pelaksanaan.

“Festival ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nusantara yang berlangsung pada 13?"22 Desember 2025 di Pekalongan, Benoa, Dobo, Bitung, dan Jakarta Utara. Acara ini diselenggarakan dengan dukungan berbagai pihak, antara DFW Indonesia serta lembaga dan organisasi mulai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga organisasi masyarakat dan keagamaan. Seluruh kegiatan bersifat gratis, sebagai bentuk keterbukaan dan keberpihakan kepada masyarakat pesisir, nelayan, dan awak kapal perikanan,” jelas Imam.

Dari rangkaian Festival Hari Nusantara ini telah tersalurkan sebanyak 590 paket sembako untuk AKP, makanan bergizi untuk 176 AKP, melakukan pengecekan kesehatan terhadap 238 AKP, memangkas rambut 171 AKP serta mengedukasi 151 masyarakat via kegiatan teater dan konsultasi. 

DFW Indonesia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, antara lain: KKP, GEF-6, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Pemerintah Kota Bitung, PPN Pengambengan, PPS Bitung, PPS Nizam Zachman, PPP Dobo, BPJS Ketenagakerjaan dari Dobo dan Benoa, PMI Pekalongan, Kemenkes BKK Bitung, Balai Karantina Kesehatan Benoa, Bank Mandiri, PT KMC, PT Nayaka, Tuna Consortium, IBEKA, Patriot Energi, Rumah Sastra Arafura, Pemuda GMIM, dan Apotek Al Faid.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya