Berita

Tampilan di dalam aplikasi Tilikan. (Foto: Dokumentasi Tilikan)

Nusantara

Tilikan Tingkatkan Efektivitas Penanganan Dampak Banjir Aceh

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 01:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tilikan kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak kolaborasi warga dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan. 

Inisiatif ini mengupayakan partisipasi masyarakat agar menjadi bagian dari pemetaan dalam penanganan bencana banjir di Aceh 2025. 

Menurut tim pengembang Tilikan, pendekatan partisipatif ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas respons lapangan. 


“Kita ingin masyarakat terdampak punya kendali atas informasi dan upaya penanganan di wilayahnya. Dengan data dan kolaborasi terbuka, dampak bencana bisa ditekan, dan solidaritas meningkat,” ujar perwakilan Tilikan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.

Tilikan membantu menghubungkan warga, relawan, dan lembaga melalui sistem pelaporan langsung dan pemantauan berbasis peta. Sistem itu bisa diakses melalui banjirsumatra.tilikan.id.

Setiap warga dapat melaporkan kondisi lingkungan, kebutuhan mendesak, maupun inisiatif lokal yang sedang dijalankan. 

Data yang terkumpul kemudian diolah menjadi informasi yang membantu berbagai pihak mengambil tindakan tepat dan cepat.

Implementasi terbaru memperlihatkan bagaimana warga terdampak turut berkontribusi dalam memperbarui data situasi yang kemudian mempercepat proses bantuan dan evaluasi.

Kolaborasi bukan hanya tentang berbagi informasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan tanggung jawab bersama menghadapi krisis.

"Kami anak muda yang belum membersihkan rumahnya tapi tidak mau melihat ibu-ibu berlumuran lumpur sambil makan," tegas Habibie, salah seorang relawan Tilikan di Pidie Jaya

Tilikan adalah platform kolaboratif yang mengembangkan sistem crowdsourcing untuk pemantauan bencana dan isu sosial di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis data terbuka, Tilikan berkomitmen memperkuat transparansi, kolaborasi, dan partisipasi publik dalam membangun ketahanan masyarakat.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya