Berita

Rocky Gerung. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Rocky Gerung:

Netizen Ingin Prabowo Terlihat sebagai Pemimpin yang Autentik

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 04:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dianggap antikritik, terutama dalam mengatasi persoalan bencana Sumatera.

Banyak netizen menilai cara penanganan pemerintah terhadap bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terkesan tidak ingin dikritik.

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, padahal kritikan para netizen itu didasarkan dari kecintaannya terhadap Prabowo sebagai kepala negara.


“Bukan karena mereka membenci Presiden Prabowo, tapi mereka ingin supaya Presiden Prabowo terlihat sebagai pemimpin yang autentik, yang tidak dibayang-bayangi oleh semacam manipulasi pemilu yang dimulai dari Mahkamah Konstitusi,” ucap Rocky dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa, 22 Desember 2025. 

Dengan demikian, lanjut Rocky, publik akhirnya melihat Prabowo tidak mampu membersihkan diri dari racun dan karat secara politik.

“Jadi itu yang membuat kita percaya bahwa netizen itu benar-benar jujur meminta supaya Presiden Prabowo benar-benar memperlihatkan kepentingan yang autentik, tidak dibayang-bayangi oleh kepentingan yang lain,” jelasnya.

Salah satu pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini menyebut kritik itu agar tercipta kehidupan politik yang sehat tanpa manipulasi.

“Jadi kita mesti fair menerangkan bahwa kritik dari luar itu betul-betul direncanakan untuk menghasilkan Indonesia yang betul-betul tidak ada lagi isu politik dinasti, tidak ada lagi isu manipulatif dalam rangka menuju Pemilu 2029,” pungkasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya