Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. (Foto: Instagram RMOL)

Politik

Kebijakan Mualem Pakai Hati Nurani Banjir Pujian Warganet

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 01:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membolehkan korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara memanfaatkan kayu gelondongan sisa bencana untuk kebutuhan darurat, terutama pembangunan hunian sementara, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah.

Kebijakan itu disampaikan saat Mualem meninjau lokasi terdampak di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Sabtu, 20 Desember 2025.

Hingga hari ke-24 pascabanjir 27 November 2025, material kayu, batu, dan lumpur masih menumpuk di permukiman warga serta DAS Kali Alas dan Sungai Mamas, termasuk di ruas jalan nasional milik BPJN Aceh.


Dilansir dalam akun Instagram RMOL, Senin malam, 22 Desember 2025, warganet beramai-ramai memberikan apresiasinya kepada Mualem. Mereka salut dengan kebijakan yang dianggap telah meringankan beban para korban banjir.

“MUALEM PAKE HATI NURANI,” tulis akun @orcharetta.

“Mantap bapak satu ini,” timpal akun @deyjoel04 disertai emoticon ‘love’.
“Alhamdulillah ,mualem tidak hanya untuk Aceh tapi untuk semuanya,” tukas akun @winamey560.

Ada juga warganet yang mendoakan Mualem agar senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam memimpin Aceh.

“Barakallah fiik Mualem sehat dan sll dilindungi Allah Ta'ala Aamiin Allahumma Aamiin,” tulis akun @meylianada_.

“Saya sependapat, hasil hutan kita sendiri di jarah oleh orang lain yang kita tidak tau dari mana asal mereka, biar saja sekarang di ambil oleh Rakyat, ayooo semua yg tidak punya biaya ambil kayu gelondongan yg kecil jual ke orang yang jualan menggunakan kayu bakar, yg besar kalian ambil sinso potong terus kalian bagian untuk kebutuhan buat rumah sementara sebelum anggaran dari pemerintah cair, Segera bangkit dan Semangat,” tandas akun @putribrilliantjasmiati122.

Mualem sebelumnya juga menegaskan Pemerintah Aceh akan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur bersama Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dan Kementerian PKP. Prioritas utama saat ini adalah penyediaan hunian layak bagi pengungsi.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya