Berita

Kolase Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja. (Foto: Istimewa)

Politik

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 17:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Drama operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pemkab Bekasi membuat dua bersaudara ketiban rezeki tak diduga-duga.

Dua saudara kandung, Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja memiliki perjalanan nyaris sama untuk menjadi Bupati Bekasi. Kesamaaannya adik kakak tersebut menjadi Bupati dengan didahului OTT KPK.

Eka Supria Atmaja, kakak kandung Asep Surya Atmaja, mengawali kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah Yasin.


Namun perjalanan politiknya berubah drastis ketika Neneng ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018. Neneng terbukti menerima suap izin proyek Meikarta. Sesuai mekanisme pemerintahan, Eka kemudian naik dan dilantik sebagai Bupati Bekasi.

Kisah serupa kini seolah berulang pada sang adik, Asep Surya Atmaja. Asep terpilih sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Ade Kuswara Kunang untuk periode 2024-2029.

Namun belum genap setahun menjabat, Pemkab Bekasi kembali diguncang setelah Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

Dengan status tersebut, Asep Surya Atmaja secara aturan pemerintahan akan mengambil alih kepemimpinan Kabupaten Bekasi sebagai pelaksana tugas hingga adanya keputusan hukum tetap.

Bupati Bekasi Ade Kuswara bersama ayahnya, HM Kunang alias Haji Kunang selaku Kepala Desa Sukadami, dan Sarjan selaku swasta resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi pada Sabtu, 20 Desember 2025 setelah terjaring OTT pada Kamis 18 Desember 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya