Berita

Perumda Pasar Jaya membeli 1,4 ton cabai dari daerah bencana di Aceh. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

DKI Borong 1,4 Ton Cabai Aceh untuk Bantu Ekonomi Daerah Terdampak Bencana

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya, membeli 1,4 ton cabai dari daerah bencana di Aceh dan mendistribusikannya ke pasar.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan pascabencana banjir dan longsor Sumatera.

"Sudah dari Jumat kemarin kita mengambil cabai-cabai yang dari Aceh. Alhamdulillah, Pak Gubernur juga setuju kalau kita punya kontrak farming dengan wilayah setempat," katanya, Senin, 22 Desember 2025.


Rano optimistis, cabai yang didatangkan dari Aceh bisa terserap dengan baik di pasaran. Apalagi, ungkap Rano, kualitas cabai Aceh ini sangat baik dan dijual Perumda Pasar Jaya dengan harga lebih murah dari pasar.  

"Alhamdulillah ternyata banyak sekali orang yang beli. Semoga ini bisa membantu memulihkan perekonomian warga Sumatera terdampak bencana," harap Rano.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto menambahkan,  pihaknya telah menindaklanjuti arahan Gubernur Pramono Anung melakukan pembelian cabai langsung ke sejumlah petani di Aceh, lalu dipasarkan ke seluruh gerai milik Perumda Pasar Jaya.

"Kami jual ke konsumen lebih murah dari harga di pasaran. Contohnya, kalau di pasaran antara Rp 50-60 ribu, kita jual Rp 40 ribu perkilogram," tandasnya.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya