Berita

Roy Suryo. (Foto: Youtube Bambang Widjojanto)

Publika

Roy Suryo Cs Mulai Tersudut

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 13:50 WIB

REFLY HARUN benar-benar turun gunung membela Roy Suryo cs dalam kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi. Bukan lagi sebagai aktivis dan Youtuber, melainkan langsung sebagai kuasa hukum.

Hanya sebatas Roy Suryo cs yang disingkat RRT (Roy, Rismon, dan Tifa) atau untuk klaster kedua saja. Bukan untuk klaster pertama Eggi Sudjana dan empat tersangka lainnya.

Ada yang menduga bahwa dua klaster ini sebetulnya memang sudah pecah. Sebab, pembagian kuasa hukumnya sudah mulai rumit dan selalu ada klarifikasi-klarifikasi sebelum pembelaan dimulai.


Semakin menguat setelah Gelar Perkara Khusus yang dilakukan Polda Metro Jaya, kemarin. Klaster RRT solid mengatakan itu palsu, tapi klaster Eggi Sudjana sudah mulai ada yang berbunyi bahwa itu asli. Bercabang.

Tapi sejauh ini masih terlihat solid. Klaster-klaster itu memang bukan dari mereka, tapi dari penyidik dalam penerapan pasal-pasal. Klaster RRT lebih berat, karena dijerat oleh UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara.

Refly Harun dengan tegas menolak semua pasal yang dikenakan terhadap RRT. UU ITE yang mengatakan RRT itu mengedit atau memanipulasi ditolak karena mereka bukannya mengedit, tapi mengatakan ijazah itu palsu.

Mengatakan ijazah Jokowi palsu, kalau ijazah itu asli berarti pencemaran nama baik, fitnah, dan lain-lain, dan bisa dijerat KUHP, tapi Refly Harun dengan canggih dan lihai mengatakan itu berbasisnya penelitian ilmiah dan kebebasan berpendapat yang dijamin oleh Konstitusi.

Turun gunungnya Refly Harun, sebelumnya Denny Indrayana, satu isi menguatkan posisi RRT. Tapi di sisi lain memperjelas bahwa posisi RRT sedang tidak baik-baik saja alias semakin tersudut.

Tapi, ya, wajar saja. Lawan mereka Jokowi yang adalah mantan Presiden RI dua periode. Dan Kapolrinya masih orang yang sama, yang dulu dilantik Jokowi. Hanya keajaiban saja RRT bisa selamat, apalagi menang.

Refly Harun mengatakan bahwa Polri dan KPK masih dikuasai tangan-tangan Jokowi. Ini diketahuinya justru dari orang dalam lingkaran istana. 

Entah benar, entah tidak, tapi semua orang bisa memvalidasi di lapangan.

Menariknya, baik Refly Harun maupun sebelumnya Denny Indrayana, adalah alumni UGM sendiri. Termasuk RRT, dan bahkan Jokowi sendiri. 

Dulu saling dukung, saling membanggakan, kini justru saling menjatuhkan.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya