Berita

PTPN IV siapkan lahan huntara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

PTPN Siapkan Lahan Huntara di Sumut dan Aceh

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Perkebunan Nusantara IV siapkan lahan untuk membangun hunian sementara (huntara), yang menjadi kunci relokasi warga dari kawasan rawan banjir usai bencana alam di Sumatera.

Salah satunya di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang. Lahan yang disiapkan PTPN IV membuka jalan bagi percepatan pemindahan warga dari permukiman lama yang rusak berat dan tak lagi layak huni atau bahkan hilang tersapu banjir beserta lumpur.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengatakan, relokasi akan memanfaatkan lahan perkebunan PTPN IV yang berada di wilayah setempat. Luas lahan yang disiapkan lebih dari lima hektare dan diperkirakan dapat menampung sekitar 227 kepala keluarga.


“Insya Allah akan segera dibangun hunian bagi warga di daerah aliran Sungai Batang Toru yang sudah tidak layak lagi dihuni,” ujar Gus Irawan dalam keterangan tertulis, Sabtu 20 Desember 2025.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat PTPN IV yang, sambil menunggu pembangunan huntara, meminjamkan rumah karyawan yang kosong untuk ditempati sementara oleh warga terdampak.

Kepala Badan Pengaturan BUMN dan COO Danantara Dony Oskaria saat kunjungan ke Aceh Tamiang Jumat lalu menegaskan PTPN akan menyediakan lahan untuk hunian sementara sebagaimana yang diharapkan Pemerintah Kabupaten setempat.

Mengamini hal tersebut, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyatakan dukungan terhadap pemerintah daerah tidak berhenti pada penanganan darurat. Kesiapan areal relokasi untuk huntara juga dipercepat dan siap untuk pelaksanaan batu pertama dalam waktu dekat.

“Prioritas PTPN saat ini salah satunya adalah memastikan warga dapat segera menempati hunian sementara yang aman dan layak, sebelum nanti masuk dalam tahap penataan kawasan hunian tetap,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya