Berita

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. (Foto: Instagram Ade Kuswara)

Hukum

KPK Bantah Bebaskan Bupati Bekasi Ade Kuswara

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 21:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dipastikan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Penegasan ini disampaikan KPK menjawab isu yang menyebut Ade Kuswara Kunang dibebaskan.

"Bupati masih dilakukan pemeriksaan di dalam (Gedung Merah Putih KPK)," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat, 19 Desember 2025.

KPK berencana menggelar konferensi pers pada tengah malam nanti untuk mengungkap identitas para pihak yang ditetapkan tersangka serta konstruksi perkaranya.


Dalam OTT di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Kamis, 18 Desember 2025, awalnya KPK mengamankan 10 orang. Dari kesepuluh orang itu, tujuh di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Ketujuh orang dimaksud di antaranya Bupati Bekasi Ade Kuswara, ayahnya Bupati Bekasi bernama Haji Kunang, serta lima orang swasta. Sedangkan tiga orang lainnya tidak dibawa ke Gedung Merah Putih KPK dan belum diketahui identitasnya.

Dari OTT ini, KPK sebelumnya juga sempat berupaya menangkap Kajari Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman namun belum berhasil hingga malam ini. Sementara itu, rumah dinas Eddy Sumarman di Klaster Pasadena Zona Amerika, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat sudah disegel.

Bupati Bekasi Ade Kuswara disebut terlibat perkara dugaan suap proyek dan dugaan pemerasan yang juga melibatkan oknum Kejari Kabupaten Bekasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya