Berita

Direktur Utama sekaligus CEO GoTo, Hans Patuwo. (Foto: dok. pribadi)

Bisnis

Pengamat Ekonomi:

Pergantian CEO Perkuat Prospek GoTo

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 18:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi memasuki babak baru. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu, 17 Desember 2025, Hans Patuwo ditetapkan sebagai Direktur Utama sekaligus CEO.

Penunjukan Hans sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Patrick Walujo. CEO yang memimpin GoTo sejak 2023 itu mundur setelah berhasil membenahi fondasi perusahaan dan mengantar GoTo ke fase yang lebih sehat.

Pengamat ekonomi Josua Pardede menilai, pergantian pucuk pimpinan justru terjadi di momentum yang tepat. Bukan sinyal goyah, tapi sebaliknya: sinyal kuat bagi pasar.


“Transisi dilakukan setelah fase pembenahan selesai. GoTo berhasil menurunkan biaya, meningkatkan efisiensi, dan menyeimbangkan pertumbuhan dengan profitabilitas. Ini memperkuat prospek perusahaan dan kepercayaan investor,” kata Josua dalam keterangannya, Jumat, 19 Desember 2025.

Menurut Josua, lanskap pasar saat ini sudah berubah. Investor tak lagi semata mengejar pertumbuhan agresif, tapi lebih jeli melihat kemampuan perusahaan teknologi menjaga profit dan arus kas.

Bagi investor, arah transformasi seperti yang ditempuh GoTo dinilai mampu menekan ketidakpastian kinerja dan memperkuat keyakinan jangka panjang terhadap perusahaan.

Patrick Walujo sendiri memimpin GoTo dengan mandat berat: menata ulang fondasi bisnis. Mulai dari pengendalian biaya, penyederhanaan operasi, hingga penajaman portofolio usaha agar lebih berorientasi pada profitabilitas.

Hasilnya mulai terasa. Pada kuartal III/2025, GoTo mencatat laba sebelum pajak Rp62 miliar. EBITDA tembus Rp516 miliar, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Jumlah pengguna aktif bulanan GoPay melonjak 29 persen year on year menjadi 24,2 juta, sementara nilai buku pinjaman konsumen melesat 76 persen menjadi Rp7,6 triliun.

Tak hanya angka. Rekam jejak Patrick juga diakui di level regional. Tahun 2025, ia dinobatkan sebagai Best CEO sektor internet Asia versi Extel. Di bawah kepemimpinannya, GoTo juga menyabet predikat Most Honored Company.

Kini tongkat estafet berada di tangan Hans Patuwo. Mantan COO yang memimpin GoTo Financial itu diharapkan mampu menjaga kesinambungan strategi, sekaligus mempertahankan disiplin eksekusi yang telah dibangun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya