Berita

Ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Haji Kunang (tengah) (Foto YouTube Channelnya Bang Kuncir)

Hukum

Haji Kunang Ayah Bupati Bekasi Digiring ke KPK Bareng Pihak Swasta

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 14:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang akrab disapa Haji Kunang turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan dalam operasi yang berlangsung pada Kamis 18 Desember 2025 tersebut, tim KPK awalnya mengamankan total 10 orang. Namun, hanya 7 orang yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan 

"Dari tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, satu di antaranya adalah penyelenggara negara, yaitu Bupati Bekasi. Enam lainnya selaku pihak swasta. Benar, jadi di antara tujuh orang yang diamankan salah satunya ayah dari Bupati," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat sore, 19 Desember 2025.


Budi menyebut hingga sore ini KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap ketujuh orang dimaksud.

"Ini sampai sore masih dilakukan ekspos dan para pihak yang diamankan juga masih dilakukan pemeriksaan secara intensif. Jadi nanti kita tunggu prosesnya," pungkas Budi.

KPK bergerak cepat dengan menyegel sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Bekasi, termasuk ruang kerja Bupati.

Menariknya, Bupati Ade Kuswara dibawa masuk ke Gedung KPK melalui pintu belakang, bukan pintu utama. Hal ini dilakukan karena tim KPK dikabarkan masih melakukan pengejaran terhadap pihak lain, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi yang diduga terlibat dalam kasus yang sama.

Sementara itu, KPK sudah melakukan penyegelan terhadap beberapa ruang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, salah satunya ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya