Berita

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi (perempuan kedua dari kiri) (Dok. Pribadi)

Politik

Pemerintah Tolak Impor Beras 2026, Legislator PAN: Ini Capaian Strategis

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan pemerintah untuk tidak melakukan impor beras pada tahun 2026, diapresiasi Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi. 

Menurut Okta, kebijakan tersebut merupakan bukti nyata keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada beras nasional, yang dikoordinasikan secara efektif oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas.

“Keputusan tidak mengimpor beras pada 2026 menunjukkan bahwa produksi dalam negeri kini telah mampu memenuhi kebutuhan nasional. Ini adalah capaian strategis dan historis dalam sektor pangan Indonesia,” ujar Okta kepada wartawan, Jumat, 20 Desember 2025. 


Berdasarkan data pemerintah, produksi beras nasional tahun 2025 mencapai sekitar 34,7 juta ton, meningkat lebih dari 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog berada di kisaran 3,7 juta ton, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, sehingga ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi sangat aman.

Okta juga menyoroti dampak global dari kebijakan Indonesia yang menghentikan impor beras. Menurutnya, langkah tersebut secara langsung memengaruhi dinamika pasar internasional.

“Ketika Indonesia, yang selama ini menjadi salah satu importir beras terbesar dunia, menghentikan impor, harga beras dunia langsung turun signifikan hingga berada di bawah 400 Dolar AS per ton, dari sebelumnya sempat menyentuh kisaran 600–650 Dolar AS per ton,” jelas Legislator PAN ini.

Hal itu, kata Okta, membuktikan bahwa Indonesia memiliki pengaruh besar dan posisi strategis dalam rantai pasok pangan global, khususnya komoditas beras.

Keberhasilan swasembada beras tidak hanya tercermin dalam angka produksi dan stok, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat. Okta mencontohkan keterlibatannya dalam kegiatan sosial bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Pada Kamis, 18 Desember 2025, saya hadir mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan pembagian 1.000 paket sembako murah untuk pengemudi ojek online di Kota Tangerang. Ini adalah bukti bahwa capaian pemerintah di sektor pangan langsung didistribusikan kepada masyarakat,” kata Okta.

Paket sembako tersebut berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, dan 1 kg tepung, dengan nilai sekitar Rp190 ribu, namun dapat ditebus masyarakat hanya Rp100 ribu berkat subsidi pemerintah dan kolaborasi dengan mitra swasta.

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Okta menyatakan keyakinannya bahwa harga pangan akan tetap stabil berkat kuatnya pasokan dalam negeri dan koordinasi lintas kementerian yang berjalan baik.

“Dengan stok beras yang melimpah, produksi yang meningkat, serta program pangan murah yang terus digulirkan, kami optimistis masyarakat tidak akan terbebani lonjakan harga jelang Nataru,” demikian Okta.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya