Berita

Perayaan malam tahun baru 2025 di kawasan Monas, Jakarta Pusat. (Foto: RMOL)

Nusantara

Perayaan Tahun Baru Digelar Sederhana Demi Solidaritas Korban Bencana

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 08:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perayaan malam pergantian tahun, khususnya di Jakarta akan diselenggarakan secara sederhana.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, ini dilakukan sebagai bentuk empati dan solidaritas atas bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Yang jelas bahwa Jakarta tidak dalam kemeriahan, kemewahan. Mungkin juga malah saya akan melakukan hal yang berkaitan dengan penekanan pada doa dan sebagainya," ujar Pramono lewat keterangan resminya, Jumat, 19 Desember 2025.


Meski demikian, penyambutan malam tahun baru akan tetap digelar mengingat Jakarta yang memiliki posisi strategis sebagai ibu kota negara dan menjadi sorotan dunia.

“Tetap harus ada penyambutan tahun baru, karena ini kan Jakarta, ini kan ibu kota negara, dan ini yang dilihat dunia, apa yang akan dilakukan oleh Jakarta untuk itu," kata dia.

Meski dirayakan secara sederhana, namun perayaan menyambut tahun baru dinilai penting untuk menjaga citra Jakarta di mata internasional. Menurutnya, Jakarta harus tetap menunjukkan wajah optimisme dalam menyambut tahun yang baru.

Lebih lanjut, Pramono juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta konsisten mengirimkan bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana. Namun, pemberian bantuan untuk kemanusiaan tersebut dilakukan tanpa publikasi besar-besaran.

"Tetapi secara terus-menerus kami tetap melakukan itu. Termasuk secara spesifik beberapa kota atau kabupaten yang terkena dampaknya cukup parah, kami perlakukan secara tersendiri, kami mengirim secara langsung kepada kota/kabupaten yang bersangkutan," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya