Berita

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

KPU: Data Pemilih Korban Banjir Sumatera Baru Akan Dimutakhirkan Tahun 2026

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan bahwa ribuan warga yang menjadi korban meninggal dunia akibat bencana alam di tiga provinsi di Sumatera belum masuk dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) terbaru.

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, menjelaskan bahwa PDPB Semester II Tahun 2025 belum menghapus daftar pemilih yang meninggal dunia di wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Untuk tiga provinsi yang terdampak banjir, PDPB semester ini kami masih menggunakan data terakhir (sebelum bencana)," ujar Betty dalam keterangan yang dikutip redaksi Kamis 18 Desember 2025. 


Menurutnya, data kependudukan yang diterima KPU dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) diserahkan tepat sebelum bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah tersebut.

Betty mengungkapkan bahwa proses penghapusan data pemilih yang meninggal dunia maupun pemilih yang pindah domisili akibat bencana belum bisa dilakukan secara instan. KPU memerlukan koordinasi lintas lembaga untuk mendapatkan validasi data.

"Kami harus berkoordinasi dengan BNPB dan rumah sakit setempat untuk mendapatkan data terkini pemilih yang terdampak. Saat ini kondisi tanggap darurat masih berlangsung, sehingga pembaruan data pemilih yang pindah antarprovinsi maupun kabupaten/kota belum bisa kami lakukan semester ini," urainya.

KPU memastikan pembersihan data pemilih di tiga provinsi tersebut baru akan dilaksanakan pada Semester I Tahun 2026. Tahapannya direncanakan sebagai berikut; Januari - Maret 2026: Pemutakhiran data oleh KPU Kabupaten/Kota (Triwulan I), dan Juli 2026 KPU RI akan menetapkan hasil PDPB Semester I Tahun 2026 secara nasional.

"Nanti triwulan pertama tahun 2026 (Januari-Maret), dan nanti di KPU RI sekitar awal Juli, kita akan tetapkan (PDPB) Semester 1 Tahun 2026. Jadi nanti update-nya setelah yang ini," demikian Betty menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya