Berita

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKS)

Politik

Pimpinan MPR:

Pemerintah Jangan Tutup Bantuan Luar Negeri untuk Sumatera

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 18:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ramainya keinginan negara luar membantu korban banjir Sumatera, namun ditolak pemerintah pusat, disorot Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Menurut Hidayat, Indonesia selama ini memang aktif membantu negara lain ketika terjadi bencana alam. Ia mencontohkan bantuan Indonesia untuk korban bencana di Turki, Sudan, hingga Yaman.

“Jadi wajar bila masyarakat dunia internasional ketika melihat bencana yang memang secara jumlah korban mungkin tsunami lebih besar, tapi skala luasnya bencana kemarin ini jelas lebih besar,” kata Hidayat, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 17 Desember 2025.


Politikus senior PKS ini menilai, meskipun jumlah korban tidak sebesar tsunami, skala bencana banjir bandang di Sumatera jauh lebih luas karena melibatkan tiga provinsi dan berdampak dari kawasan pegunungan hingga pesisir.

“Ini sejak dari gunung, kemudian hutan, sungai, jalan, jembatan, kota, pemukiman, sawah, sampai ke pesisir,” jelasnya.

Hidayat menegaskan, pemerintah memang harus menunjukkan kemampuan maksimal dalam membantu warganya sendiri. Namun, menurutnya, bantuan dari luar negeri tidak perlu ditutup.

“Menurut saya tidak perlu ditutup itu, karena kalaupun Indonesia membantu itu tidak mungkin semua masalah terselesaikan. Tapi bantuan dari luar juga pasti tidak dalam posisi untuk mengecilkan Indonesia atau melihat Indonesia tidak mampu,“ tegasnya.

Meski begitu, Hidayat pun mengingatkan pemerintah Indonesia agar bantuan dari luar negeri tetap bersifat terukur dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi Indonesia.

“Memang harus terukur. Tentu bantuan itu diharapkan untuk terus membantu, bukan untuk justru menghadirkan masalah berikutnya bagi Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku dihubungi beberapa pemimpin negara lain untuk membantu penanganan bencana di Sumatera. 

Prabowo mengucapkan terima kasih atas tawaran itu. Namun, Prabowo merasa pemerintah Indonesia mampu mengatasi bencana di Tanah Air.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan. Saya bilang terima kasih, konsen Anda. Kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini," kata Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 15 Desember 2025.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya