Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Instruksikan Papua Punya Lumbung Pangan dari Desa hingga Provinsi

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meminta Papua memiliki sistem lumbung pangan berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Papua dan unsur KEPP-OKP di Istana Negara, Selasa, 16 Desember 2025. 

Prabowo menyinggung bencana yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat sebagai pengingat bahwa ketahanan suatu wilayah sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan ketika akses dan komunikasi terputus. 


Oleh karena itu, ia meminta agar sistem lumbung pangan di Papua dibangun secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga nasional.

Ia menegaskan pemerintah akan mendorong serta membantu pembentukan lumbung pangan di setiap tingkatan, mulai dari lumbung desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga lumbung pangan nasional.

“Kita harus ada lumbung desa sekarang, harus ada lumbung kecamatan, harus ada lumbung kabupaten, harus ada lumbung provinsi, dan harus ada lumbung-lumbung nasional. Kita akan lakukan itu, kita akan membantu saudara-saudara supaya setiap kabupaten bisa swasembada pangan,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa pembangunan ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan bangsa.

Menurutnya, setiap bangsa dan peradaban yang mampu bertahan dalam jangka panjang selalu ditopang oleh sistem pangan yang kuat dan mandiri.

“Dasar dari semua kehidupan bangsa adalah kemampuan bangsa itu untuk menjamin makanan untuk rakyatnya. Karena itu, masalah pangan itu sangat utama. Karena itu, swasembada pangan menjadi dasar dari transformasi bangsa kita,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya