Berita

Anggota MPR RI, Ida Fauziyah saat melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. (Foto: Humas PKB)

Politik

Masyarakat Diingatkan Bahaya Melupakan Empat Pilar Kebangsaan

SELASA, 16 DESEMBER 2025 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota MPR RI, Ida Fauziyah melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan ideologi berbangsa dan bernegara bersama ratusan warga Jakarta atau kelompok pengajian Syiar yang dilaksanakan di Pendopo Asy Syarif, Jakarta Selatan. 

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyampaikan empat pilar merupakan landasan ideologi dan pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara demi kesatuan NKRI.

“Indonesia terbentang dari Sabang hingga Merauke merupakan kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Empat pilar menjadi landasan pemahaman dalam berbangsa dan bernegara di negeri tencinta ini," kata Ida Fauziyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025. 


Ida Fauziyah menegaskan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan NKRI merupakan bentuk negara yang tak bisa didanggu gugat. 

“Dan Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan negara yang diimplementasikan dalam kesatuan berbangsa dan bernegara dalam keberagaman,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi empat pilar tersebut merupakan titah undang-undang di mana masyarakat wajib mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam landasan ideologi negara tersebut.

“Kita berusaha terus melakukan sosialisasi 4 pilar agar masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan terkait negara Indonesia,” tukasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya