Berita

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil melakukan penanaman dan gerakan peduli lingkungan dengan Muhammadiyah.(Foto: Dok. DPRD Kota Bogor)

Nusantara

Pemuda Muhammadiyah Didorong Berkontribusi Lestarikan Lingkungan

SELASA, 16 DESEMBER 2025 | 02:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemuda Muhammadiyah diharapkan memiliki visi dan misi besar, terutama dalam  memelihara lingkungan. Upaya melestarikan lingkungan, dimulai dari diri sendiri dengan hal-hal yang sederhana.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil dalam kegiatan Green Leadership Sekolah Hijau dengan tema 'Peran Pendidikan Sekolah Dalam Mewujudkan Kepemimpinan Generasi Lingkungan' yang diadakan oleh Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor di SMAIT SMART YBN, Bojong Neros, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

"Green leadership sendiri makna singkatnya adalah ada anak-anak muda yang menjadikan lingkungannya lebih baik," kata Adityawarman melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa 16 Desember 2025.


Selain itu, lanjut Adityawarman, bijaksana dalam membuang sampah. Bila sampah tidak dibuang pada tempatnya lalu masuk aliran selokan dan sungai, maka akan jadi timbunan yang membuat aliran air tidak lancar, akhirnya terjadi banjir.

"Saat ini produksi sampah Kota Bogor 500 ton sehari. Kalau tidak bijak dalam membuang sampah maka Kota Bogor akan bau, becek dan banjir," tambah Adityawarman.

Bentuk bijaksana yang lain adalah membuang sampah dipilah. Dengan dipilah maka ada sampah yang bisa didaur ulang, sehingga mengurangi sampah yang dibuang.

"Membuang sampah dalam bentuk yang terpilah merupakan upaya mengurangi kerusakan lingkungan karena sampah," pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya