Berita

Mohammad Nuh menyampaikan kisah inspirasinya dalam acara LPS FInancial Festival 2025 di Regale International Convention Center, Medan, Sumatera Utara, Rabu, 20 Agustus 2025. (Foto: CNBC Indonesia)

Politik

Mohammad Nuh Jabat Katib Aam PBNU Sultan

SABTU, 13 DESEMBER 2025 | 23:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) versi Hotel Sultan mengocok susunan dapur organisasi. Lewat rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah, Mohammad Nuh ditunjuk sebagai Katib Aam.

Rapat digelar di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Desember 2025. Sejumlah petinggi PBNU hadir, termasuk Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa.

"Reposisi kepengurusan setelah kemarin kita menggelar rapat pleno. Hari ini dilanjutkan dengan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah," kata Wakil Ketua Umum PBNU Prof. Mohammad Mukri kepada wartawan.


"Di antara hasil yang disepakati, ada reposisi Katib Aam. Mulai hari ini, Katib Aam PBNU ditetapkan Bapak Prof. Dr. H. Mohammad Nuh," tambahnya.

Mukri menyebut, reposisi tidak berhenti di posisi Katib Aam. Perubahan struktur kepengurusan lainnya masih akan dibahas dan diserahkan kepada tim yang dipimpin Rais Aam bersama Pj ketua umum.

Selain urusan internal, rapat juga memutuskan pembentukan panitia pelaksana Musyawarah Nasional (Munas) serta peringatan Harlah NU satu abad Masehi.

"Rapat tadi juga membahas dan memutuskan pembentukan panitia Munas dan Harlah," ujarnya.

Dalam Munas nanti, agenda besar yang disiapkan adalah penyelenggaraan Muktamar NU. Soal waktu dan lokasi, PBNU belum mau membuka kartu.

"Fokus kita sekarang menyiapkan Muktamar yang akan datang. Tempat dan waktunya menyusul," pungkas Mukri.

Mohammad Nuh yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ditunjuk menjadi Katib Aam menggantikan KH Akhmad Said Asrori yang diketahui menjadi barisan pengurus PBNU versi KH Yahya Cholil Staquf.

Kubu Gus Yahya sendiri batal menggelar rapat pleno dengan alasan tidak dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. 

Rapat sedianya dilakukan di Kantor PBNU pada Kamis 11 Desember. Sesuai undangan rapat dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB tapi hanya beberapa orang yang tampak di lokasi.

Tampak, terpasang banner bertuliskan ‘Rapat Pleno PBNU’ di Aula Lantai 8. Akhirnya, panitia menurunkan banner tersebut dan menggantinya dengan bertuliskan ‘Rapat Koordinasi’.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya