Berita

Ilustrasi

Politik

Pemeriksaan Kargo Diperkuat dalam Pemberantasan Narkoba

SABTU, 13 DESEMBER 2025 | 23:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah strategis dalam memberantas peredaran narkotika di tanah air terus digalakkan Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Salah satunya, menjalin Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Perkumpulan Perusahaan Pemeriksa Keamanan Kargo dan Pos Indonesia.

Perjanjian yang diteken pada Selasa, 9 Desember 2025 itu diharapkan dapat memutus rantai peredaran gelap narkotika melalui pemeriksaan keamanan kargo dan pos yang diangkut lewat udara.
 

 
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo mengatakan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan pengawasan serta deteksi dini terhadap barang kiriman yang terindikasi mengandung narkotika atau prekursor narkotika. 

"Penanganan barang mencurigakan akan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, termasuk pelaporan cepat dan koordinasi langsung dengan aparat penegak hukum," kata Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu 13 Desember 2025.

Dia memastikan bahwa kerjasama ini bukan sekadar formalitas, tetapi strategi fundamental untuk mengimbangi perkembangan jaringan narkotika yang semakin modern dan agresif.
 
"Kerja sama strategis ini dapat menciptakan sistem pengawasan logistik yang lebih kuat, responsif, serta terintegrasi dengan baik," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya