Berita

Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim usai menonton Piala Wali Kota di Paris, Francis di stadion di Paris, Francis, tahun 2019. (Foto: dok. pribadi)

Olahraga

Timnas U-22 Tersingkir, Ketum MSBI Minta Presiden Turun Tangan

SABTU, 13 DESEMBER 2025 | 15:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kegagalan Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025 menuai sorotan tajam dari Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim. Ia menilai tersingkirnya Garuda Muda di babak awal sudah masuk kategori darurat dan layak mendapat perhatian langsung Presiden.

"Gagal di babak awal SEA Games untuk cabang olahraga terpopuler seperti sepak bola ini bukan persoalan biasa. Ini sudah seharusnya mendapat perhatian Presiden," katanya kepada , Sabtu 13 Desember 2025.

Sarman beprandangan pengelolaan sepak bola nasional selama ini lebih banyak dijadikan ajang popularitas dan keuntungan kelompok tertentu. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, sepak bola Indonesia kerap dipoles lewat event besar, namun gagal menghasilkan prestasi nyata.


"Indonesia jadi tuan rumah Asian Games, jadi host Piala Dunia U-17, bahkan sempat bertanding melawan Argentina. Tapi untuk level ASEAN saja kita gagal total. Ini ironis," tegasnya.

Ia menilai urusan olahraga, khususnya sepak bola, seharusnya dikelola secara independen dan dijauhkan dari kepentingan bisnis kelompok maupun perseorangan. Sarman mengingatkan besarnya dana APBN yang digelontorkan untuk Asian Games 2018 dan Piala Dunia U-17 2023, namun tak berbanding lurus dengan kemajuan prestasi.

"Dua event besar itu menghabiskan dana APBN luar biasa besar. Tapi apa dampaknya bagi prestasi sepak bola kita?" sindirnya.

Sarman kemudian membandingkan kondisi saat ini dengan era Presiden Soekarno. Pada 1962, Indonesia membangun kompleks olahraga kelas dunia yang kini dikenal sebagai Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) beserta kawasannya.

Ia juga mencontohkan Jepang dan Korea Selatan yang mampu memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah Piala Dunia 2002 untuk membangkitkan sepak bola nasional.

"Sepak bola Jepang melesat tanpa tertandingi di kawasan. Momentum itu dimanfaatkan dengan serius. Sementara di Indonesia, event besar justru hanya dimanfaatkan untuk keuntungan kelompok atau perseorangan," kritiknya.

Diketahui, langkah Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025 harus terhenti di babak penyisihan grup. Garuda Muda gagal melaju setelah kalah bersaing dari Filipina di Grup C.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Melangkah Penuh Harapan, Pertamina Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:10

Cerita Tobat Mantan Penambang Ilegal Pongkor

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:59

KPK: Tidak Ada Informasi Fadia Arafiq Ditangkap saat Bersama Gubernur Jateng

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:43

Antisipasi Perang Dunia, AHY Ajak Perkuat Soliditas Hadapi Skenario Terburuk

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:40

Tips Mudik Aman dan Nyaman Tanpa Khawatirkan Rumah Kosong

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:17

Presiden Prabowo Batal Hadir Bukber Partai Demokrat

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:09

Tak Benar MBG Ganggu Anggaran Pendidikan

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:02

Sudah Dibuka, Ini Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Pertamina

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:53

Spesifikasi Xiaomi 17 dan Daftar Harganya di Indonesia

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:38

Gubernur Jateng Bantah Bersama Bupati Pekalongan saat OTT KPK

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya