Ilustrasi. (Foto: SPPG Cijayanti Bogor)
Ilustrasi. (Foto: SPPG Cijayanti Bogor)
Menurut Cecep, setiap SPPG yang melayani sekitar 4.000 penerima manfaat per hari menggerakkan belanja bahan baku hingga Rp36 juta. Besarnya kebutuhan ini menciptakan captive market yang tidak mungkin dipenuhi dari kota, sehingga pemasok lokal menjadi prioritas.
"Dari sebaran SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di seluruh Indonesia yang hingga ke tingkat pedesaan, MBG itu menggerakkan ekonomi desa dengan luar biasa," ujar Cecep dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu 12 Desember 2025.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
Selasa, 22 September 2026 | 23:16
UPDATE
Minggu, 27 September 2026 | 02:22
Minggu, 27 September 2026 | 02:02
Minggu, 27 September 2026 | 01:46
Minggu, 27 September 2026 | 01:20
Minggu, 27 September 2026 | 01:07
Minggu, 27 September 2026 | 00:35
Minggu, 27 September 2026 | 00:17
Minggu, 27 September 2026 | 00:05
Sabtu, 26 September 2026 | 23:49
Sabtu, 26 September 2026 | 23:20