Berita

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. (Foto: NATO)

Dunia

Petinggi NATO Minta Eropa Bersiap Hadapi Agresi Rusia

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 17:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Rusia mungkin menyerang negara anggota NATO dalam lima tahun ke depan. Disampaikan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, Rusia telah meningkatkan operasi terselubung di negara-negara barat dan meminta aliansi bersiap menghadapi ancaman jangka panjang. 

"Rusia sudah meningkatkan kampanye rahasianya terhadap masyarakat kita. Kita harus bersiap menghadapi skala perang yang dialami kakek-nenek atau buyut kita." kata Rutte dikutip dari BBC, Jumat, 12 Desember 2025.

Peringatan ini muncul di tengah upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakhiri invasi penuh Rusia ke Ukraina sejak 2022. 


Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memastikan Moskow tidak berniat menyerang Eropa, namun siap berperang jika konflik dipicu dari pihak barat.

Pernyataan Putin ini diragukan. Rutte memperingatkan ancaman signifikan jika Rusia menang dalam agresinya. 

"Bayangkan saja jika Putin berhasil mewujudkan keinginannya, Ukraina berada di bawah cengkeraman pendudukan Rusia dan risiko serangan bersenjata meningkat secara signifikan," ujarnya.

Produksi senjata Rusia meningkat drastis beberapa tahun terakhir dan membuat NATO waspada. Negara-negara Eropa disebut butuh waktu bertahun-tahun untuk mengejar produksi massal Rusia. 

Rutte menegaskan, NATO harus bergerak lebih cepat meningkatkan pertahanan, baik pengeluaran, produksi senjata, maupun kesiapan militer. 

"Pengeluaran dan produksi pertahanan sekutu harus meningkat pesat, angkatan bersenjata harus memiliki apa yang mereka butuhkan untuk menjaga kita tetap aman," pungkas Rutte.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya