Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Bitcoin Menguat ke 92.600 Dolar AS

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 13:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar kripto kembali bergairah dan mendorong harga Bitcoin naik 2,36 persen menjadi 92.639 Dolar AS pada Jumat siang, 12 Desember 2025, menurut data CoinMarketCap.

Kenaikan hari ini terutama didorong oleh arus masuk ETF, perbaikan kondisi teknikal, serta aktivitas para pemegang besar atau “paus” yang bergerak dengan cara berbeda-beda.

Dalam dua hari terakhir, ETF Bitcoin dan Ethereum mencatat arus masuk sekitar 610 juta Dolar AS, menurut platform investasi Mudrex. Masuknya dana baru ini membalikkan tren arus keluar selama tiga minggu sebelumnya dan menunjukkan kembalinya minat institusional menjelang akhir tahun. 


Arus masuk ETF ini membantu menjaga likuiditas pasar, terutama di tengah kekhawatiran bahwa penerbitan Bitcoin baru oleh perusahaan sedang melambat. Dukungan dari investor institusi tetap penting untuk menjaga stabilitas harga BTC di atas angka psikologis 90.000 Dolar AS.

Dari sisi teknikal, BTC kembali bergerak di atas titik pivot 91.800 Dolar AS serta melewati level retracement Fibonacci 50 persen di 92.978 Dolar AS. Indikator MACD juga menunjukkan perbaikan, dengan histogram yang kembali positif, menandakan munculnya momentum bullish setelah periode konsolidasi panjang di bawah resistensi $94.000.

Sementara itu, perilaku “paus” memperlihatkan dinamika yang beragam. Pemegang besar dengan saldo 10.000-100.000 BTC tercatat menjual sekitar 36.500 BTC sejak 1 Desember. Namun, dompet-dompet akumulatif justru membeli lebih banyak, yakni sekitar 75.000 BTC pada 1-10 Desember, termasuk pembelian besar 40.000 BTC dalam satu hari. 

Hal ini menunjukkan adanya tarik-menarik antara investor besar yang mengambil untung dan para pembeli yang memanfaatkan penurunan harga di bawah $90.000. Meski demikian, pasokan bersih yang terus terserap -- ditandai dengan saldo Bitcoin di bursa yang turun 17 persen sejak November -- memberikan sinyal bullish dalam jangka menengah.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya