Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat meresmikan pengoperasian alat pemindai peti kemas (X-Ray) di pelabuhan. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Cegah Ekspor-Impor Ilegal, Purbaya Pamer Pemindai Kontainer dan AI Buatan Bea Cukai

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan resmi mengoperasikan alat pemindai peti kemas (X-Ray) yang dilengkapi fitur radiation portal monitor (RPM) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat 12 Desember 2025.

Bersamaan dengan itu, Bea Cukai juga tengah mengembangkan dua inovasi digital, yakni Self Service Report Mobile (SSR-Mobile) dan Trade AI.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penggunaan pemindai kontainer serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bakal memperkuat transparansi dan keamanan arus barang. Menurutnya, teknologi ini dapat menekan peredaran barang selundupan.


"Bea Cukai meresmikan pemindai peti kemas baru pada hari ini. Saya ingin adanya perubahan. Dulu urusan Bea Cukai bikin deg-degan, sekarang yang deg-degan justru oknum penyelundup. Ini kata Bea Cukai," ujar Purbaya di Seal Point Terminal 3 Peti Kemas, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pemindai baru yang dipasangi RPM ini memungkinkan deteksi bahan nuklir dan zat radioaktif di dalam kontainer, serta melakukan pemeriksaan secara cepat dan akurat tanpa membuka fisik peti kemas. Inovasi ini dinilai tidak hanya meningkatkan keamanan nasional, tetapi juga mempercepat proses layanan.

"Selain aspek keamanan, pemberlakuan pemindai ini juga memperkuat upaya pencegahan pelanggaran impor-ekspor, termasuk praktik kecurangan yang berpotensi merugikan perekonomian," tambahnya.

Selain pemindai kontainer, Bea Cukai juga memperkenalkan fitur pelaporan mandiri dalam aplikasi CEISA 4.0 Mobile bernama SSR-Mobile, yang dilengkapi geotagging, pencatatan real-time, dan integrasi AI untuk memantau aktivitas pemasukan dan pengeluaran barang pada fasilitas kepabeanan seperti TPB, KITE, FTZ, dan KEK.

Melalui SSR-Mobile, perusahaan dapat melakukan proses gate in, stuffing, pembongkaran, hingga gate out secara mandiri, sementara sistem AI bekerja melakukan analisis risiko otomatis.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya