Berita

erdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi (Tangkapan layar Forbes)

Dunia

Sanae Takaichi: Wanita Paling Berpengaruh Versi Forbes yang Dinilai ‘Sosok Agak Rumit’

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, masuk dalam tiga besar daftar Wanita Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes. 

Dalam rilisnya baru-baru ini, Forbes menyebut perdana menteri perempuan pertama Jepang itu sebagai “pendatang baru politik dengan peringkat tertinggi” dalam daftar tahun ini.

Kenaikan Takaichi dinilai sebagai sesuatu yang tidak banyak diprediksi para pengamat. Forbes juga menggambarkannya sebagai sosok yang “agak rumit dari sudut pandang gender”, terutama karena ia hanya menunjuk dua perempuan dalam kabinet berisi 19 menteri. Hal ini dianggap memperkuat kesan bahwa politik Jepang masih berjalan dengan pola lama.


“Kekuatan Takaichi terletak pada pemahaman dan implementasi kebijakannya,” ujar Kepala Sekretaris Kabinet, Minoru Kihara, dikutip dari Japan Times, Jumat 12 Desember 2025.

Takaichi bukan nama baru di politik Jepang. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada 1993 dan meniti karier panjang di Partai Demokrat Liberal sebelum akhirnya dilantik sebagai perdana menteri pada Oktober, sebuah kemenangan yang menarik perhatian internasional.

Gaya komunikasi Takaichi dikenal tegas dan blak-blakan. Pernyataannya bulan lalu bahwa Jepang akan “merespons” jika China melakukan blokade maritim terhadap Taiwan memicu ketegangan diplomatik dengan Beijing, termasuk laporan penurunan jumlah wisatawan Tiongkok ke Jepang. Instruksinya kepada pejabat pemerintah untuk “bekerja, bekerja, bekerja” juga sempat menuai kritik.

Meski penuh kontroversi, dukungan publik terhadapnya tetap kuat. Jajak pendapat terbaru menempatkan tingkat persetujuan terhadap kabinet Takaichi di angka 64 persen.

Di Amerika Serikat, Takaichi juga dipandang positif. Para analis menyebut hubungannya yang dekat dengan Presiden AS Donald Trump ikut membantu menjaga stabilitas hubungan Tokyo-Washington.

Daftar Forbes tahun ini masih dipimpin tokoh-tokoh besar seperti Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di posisi pertama, diikuti Christine Lagarde dari Bank Sentral Eropa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya